Joan Mir Kehilangan Podium usai Dihukum 16 Detik di Catalunya
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Dua bakal calon wakil bupati Bantul, yakni Rony Wijaya Indra Gunawan dan Aris Suharyanta kini tengah berebut tiket untuk mendamping calon bupati Bantul Abdul Halim Muslih pada Pilkada Bantul 2024.
Sebab, keduanya mengklaim telah mendapatkan kesepakatan untuk maju sebagai bakal calon wakil bupati Bantul dan mendamping bupati petahana Abdul Halim Muslih pada Pilkada mendatang.
Ketua DPC Demokrat Bantul yang juga bakal calon wakil bupati Bantul, Rony Wijaya Indra Gunawan mengatakan sudah ada MoU antara dirinya dengan Ketua DPC PKB Bantul yang juga bakal calon bupati Bantul Abdul Halim Muslih.
BACA JUGA: Tolak Ajakan Gerindra Dukung Harda, DPC PKB: Kami Punya Tokoh Potensial
Untuk itu, saat ini pria yang juga menduduki anggota DPRD Kabupaten Bantul tersebut tinggal menunggu rekomendasi dari DPP Partai Demokrat untuk mendaftar pada Pilkada Bantul, 27 Agustus 2024.
"Rekomendasi satu sampai dua hari ini keluar. Sekarang saya belum pegang rekomendasi, karena DPP sedang rapat pleno," kata Rony, Selasa (6/8/2024).
Menurut Rony dirinya masih berpegang teguh dengan MoU antara partainya, dirinya dan PKB serta Abdul Halim Muslih. Sebab, menurut dia, MoU tersebut dibuat tanpa ada paksaan dan kesadaran bersama.
"Karena itu, saya yakin MoU itu akan dijunjung tinggi. Kalau nanti diatas kesepakatan di atas kesepakatan lain, saya belum tahu," papar Rony.
Oleh karena itu, Rony mengaku memilih fokus untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP Demokrat dan rekomendasi dari DPP PKB terkait dengan rencana mengusung Abdul Halim Muslih-Rony Wijaya Indra Gunawan sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul pada Pilkada 2024.
"Yang pasti saya tunggu rekomendasi dulu. Kalau enggak Rabu, ya Kamis keluar. Tinggal nanti kita [Rony dan Halim] diminta datang. Kita juga masih menunggu rekomdasi dari PKB juga," kata Rony.
BACA JUGA: Pilkada Jogja, Heroe Poerwadi dan Singgih Raharjo Mulai Gerilya ke Partai Politik
Terpisah, bakal calon wakil bupati Bantul dari Partai Gerindra, Aris Suharyanta mengaku jika sudah ada kesepakatan antara dirinya, Gerindra dan PKB serta Abdul Halim Muslih untuk maju pada Pilkada mendatang. Aris Suharyanta akan menjadi bakal calon wakil bupati mendampingi Abdul Halim Muslih yang maju sebagai bakal calon bupati Bantul.
"Dan, ini akan diajukan ke DPP. Betul, sekarang saya juga tinggal menunggu rekomendasi dari DPP," kata Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.