Lewat Gebyar UMKM 2024, Gen Z Diharapkan Bantu Promosikan Produk Lokal

Media Digital
Media Digital Rabu, 14 Agustus 2024 21:57 WIB
Lewat Gebyar UMKM 2024, Gen Z Diharapkan Bantu Promosikan Produk Lokal

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo Iffah Mufidati, para narasumber workshop, dan peserta workshop berfoto bersama dalam pembukaan Gebyar UMKM 2024 di Taman Budaya Kulonprogo, Rabu (14/8/2024)./Bernadheta Dian Saraswati

KULONPROGO—Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Kulonprogo menggelar Gebyar UMKM 2024 bertajuk UMKM Istimewa, UMKM Go Digital di Taman Budaya Kulonprogo, Rabu-Jumat (14-16/8/2024).

Melalui acara ini, Generasi Z atau Gen Z diajak untuk membantu mempromosikan produk lokal Kulonprogo kepada masyarakat luas melalui media sosial. 

Kepala Dinkop UKM Kulonprogo Iffah Mufidati dalam pembukaan Gebyar UMKM 2024 mengatakan Kulonprogo memiliki potensi yang dapat dikolaborasikan. Pertama, potensi produk unggulan UKM, baik dari sektor kuliner hingga sektor fesyen.

Kedua, potensi anak muda yang melek digital. Dua potensi ini dapat dikolaborasikan sebagai sarana promosi produk UMKM. "Dengan me-matching-kan potensi yang ada, Gen Z mempromosikan produk Kulonprogo dengan gaya anak mudanya, dan membuat jadi viral, sehingga bisa mengangkat produk lokal," katanya, Rabu.

Dia berharap Gen Z Kulonprogo peduli terhadap produk lokal dan tidak banyak terpapar produk pabri. Iffah memandang Generasi Z memiliki akses digital lebih luas dibandingkan dengan generasi orang tua, sehingga kemampuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memasarkan produk UMKM.

Kulonprogo memiliki branding Taringku atau Duta Marketing Kulonprogo. Peserta yang tergabung di dalamnya adalah para pelajar yang melek teknologi penjualan digital. Taringku merupakan kerja sama Dinkop UKM dengan Dinas Pemuda dan Olahraga DIY.

Gebyar UMKM 2024 dibuka dengan Workshop Taringku yang diikuti oleh 50 pelajar dari SMA Ma'arif 3 Wates, SMK Muhammadiyah 1 Wates, SMK Ma'arif 1 Wates, SMAN 1 Wates, SMK Muhammadiyah 2 Wates, SMAN 1 Pengasih, SMKN 1 Pengasih, SMKN 2 Pengasih, dan SMAN 2 Wates. Mereka mendapatkan sharing session dan pemahaman cara mengelola medsos oleh pemilik keripik Gayam, Sya'amzuri Hidayat. Selain itu mereka juga mendapatkan pengetahuan dunia pengiriman barang dari JNE Express.

Sya'amzuri mengatakan pelaku usaha wajib mengenali macam-macam platform media sosial yang populer sehingga mampu memilih media sosial yang sesuai dengan kategori usaha dan produk mereka masing-masing. "Jumlah followers tidak menentukan banyaknya penonton dari video yang diunggah. Semakin menarik suatu konten, maka akan semakin ramai video ditonton," katanya.

Sementara itu, Supomo, Kepala JNE Cabang Wates, menyampaikan terjadi pergeseran pola masyarakat dari pembelian offline ke online sehingga JNE terus melakukan inovasi mengikuti kemajuan dan perkembangan UMKM. "Kami terus bekerja sama dengan pelaku UMKM mulai dari pengambilan barang, hingga pengiriman. Kami juga terus menghadirkan berbagai promo menarik seperti gratis ongkir, dan menghadirkan workshop gratis," kata Pomo.

Selain lokakarya, Gebyar UMKM 2024 juga dimeriahkan dengan kehadiran 50 stan pameran, pameran UMKM, sarasehan UMKM Go Digital, lomba mewarnai tingkat TK, lomba content creator, pentas jatilan, senam massal, fashion show batik dan masih banyak lagi.

Kegiatan ini terselenggara berkat keterlibatan beberapa pihak antara lain Dinkop UKM Kulonprogo, BPD DIY Cabang Wates, JNE, Harian Jogja, Chest Nut, dan SPNB Project.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online