PSM vs PERSIB Malam Ini: Penentu Juara, Prediksi Skor, Susunan Pemain
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Salah satu dari 22 Kepala Keluarga (KK) yang mendapat program sambung listrik gratis di wilayah kerja PLN UP3 Yogyakarta melalui Program Light Up The Dream (LUTD), Kamis (15/8/2024).
Harianjogja.com, JOGJA—Memperingati HUT RI ke-79, PLN memberikan bantuan sambung listrik gratis kepada 22 Kepala Keluarga (KK) di wilayah kerja PLN UP3 Yogyakarta melalui Program Light Up The Dream (LUTD), Kamis (15/8/2024).
Pundhi Nurgohojati, Manager PLN UP3 Yogyakarta menyebutkan bahwa, Light Up The Dream merupakan program pemberian bantuan pemasangan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu, yang sumber dananya berasal dari hasil patungan pegawai PLN se-Indonesia. Program tersebut rutin digelar di momen-momen besar seperti HUT RI, Hari Listrik Nasional, maupun peringatan hari besar keagamaan.
"Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, PLN melakukan penyalaan bersama bantuan LUTD serentak seluruh Indonesia. Dan di UP3 Yogyakarta bantuan ini diberikan kepada 22 Kepala Keluarga di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Yogyakarta", ungkap Pundhi dalam seremoni penyalaan di salah satu pelanggan di Wirogunan, Jogja.
Sebaran 22 KK yang mendapatkan sambung listrik gratis tersebut adalah 7 KK di PLN ULP Bantul, 2 KK di PLN ULP Wonosari, 2 KK di PLN ULP Kalasan, 4 KK di PLN ULP Wates, 2 KK di PLN ULP Sedayu, 2 KK di PLN ULP Sleman, dan 3 KK di PLN ULP Yogyakarta Kota.
Pundhi berharap dengan adanya Program LUTD ini, masyarakat tidak mampu bisa terbantu mendapatkan energi listrik yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
"Kami mewakili rekan-rekan karyawan PLN berharap, semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan untuk melakukan pasang baru listrik, sehingga setelah ini para penerima bantuan bisa memanfaatkan listrik untuk menunjang kehidupannya sehari-hari", ujar Pundhi.
Suryaningsih warga Surokarsan Wirogunan Yogyakarta ini berkesempatan mendapatkan sambung listrik dalam program LUTD kali ini. Wanita yang kesehariannya berjualan nasi bungkus dan gorengan ini mengaku selama ini mendapatkan listrik untuk rumahnya dengan menyambung ke Balai RT.
"Selama ini saya menyambung listrik di Balai RT, sebulan bayar 20 ribu. Tapi saya tidak bisa nambah alat elektronik, buat belajar amak pun kadang susah", ungkapnya.
Suryaningsih mengaku senang dengan adanya bantuan sambung listrik gratis dari PLN. Ia berharap dengan memiliki sambungan listrik sendiri, ia bisa menambah produksi dangannya, dan menambah alat elektronik untuk kebutuhan usaha sehari-hari.
"Terimakasih banyak saya ucapkan kepada PLN, semoga setelah punya listrik sendiri saya bisa menambah dagangan saya, dan semoga kedepan bisa menambah elektronik," kata Suryaningsih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.