Filosofi Sepeda Bamsut Menggerakkan Digitalisasi Kulonprogo
Diskominfo Kulonprogo kini dipimpin oleh Bambang Sutrisno yang memiliki reputasi selama 30 tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bamsut sapaan akrabnya memi
Suasana pameran Golong Giling Sawit: Gayeng Ngrumat Bumi, di Padukuhan Sawit, Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Selasa (20/8/2024)./Stefani Yulindriani
BANTUL—Biennale Yogyakarta melalui Astana Bina Seni menghadirkan pameran bertajuk Golong Giling Sawit: Gayeng Ngrumat Bumi, di Padukuhan Sawit, Panggungharjo, Kapanewon Sewon pada 20-31 Agustus 2024.
Koordinator Lapangan Pameran, Sekar Atika menyampaikan ini pertama kalinya pameran yang diselenggarakan Astana Bina Seni di ruang alternatif atau berada di luar ruang pamer.
Menurutnya, konsep pameran yang diselenggarakan di luar ruang pamer sengaja dilakukan untuk mendekatkan seni ke masyarakat.
"Kami berusaha menjembatani seni agar lebih dekat dengan masyarakat," katanya saat ditemui setelah acara pembukaan, Selasa (20/8/2024).
Dia menyampaikan pameran kali ini sengaja diselenggarakan di Padukuhan Sawit. Hal itu lantaran kedekatan lokasinya dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja.
Menurutnya, meskipun dekat dengan ISI Jogja, tetapi banyak seniman tidak mempresentasikan karya seninya di sini.
Dia berharap kegiatan tersebut mampu menyederhanakan seni kepada masyarakat. Menurutnya seni seringkali dipandang sulit untuk dimengerti. Karena itu, kehadiran pameran di tengah masyarakat tersebut mampu mendekatkan seni kepada masyarakat.
Putri Harbie selaku perwakilan Yayasan Biennale Yogyakarta menyampaikan tahun ini program Asana Bina Seni angkatan ke-6 bekerja dengan tema seputar Seni dan Aktivisme. Pada edisi ini peserta tidak diminta untuk membuat karya atau tulisan yang akan dipamerkan.
"Tahun ini mereka ditantang untuk menemukan metode presentasinya sendiri dan tidak harus berupa karya jadi namun bisa juga berupa karya on-progress," katanya.
Para peserta program Asana Bina Seni 2024 akan meramu ide dan gagasan mereka setelah melalui rangkaian kelas dan inkubasi yang dilaksanakan selama Maret-Juli 2024.
Materi yang diberikan berkisar mengenai estetika dan potensi desa, pemetaan sosial, wawasan gender dan. ekologi serta kesadaran inisiatif pengarsipan.
Perbedaan dari format presentasi tahun sebelumnya adalah tantangan baru untuk peserta Asana Bina Seni keluar dari ruang kubus putih dan menjadi bagian dari kehidupan di desa.
"Pada penyelenggaraan tahun ini, kata kunci yang ditawarkan sebagai pemantik adalah lokalitas dan sejarah yang berkaitan dengan tema besar Biennale Jogja untuk 10 tahun ke depan, yakni Trans-lokalitas & Trans-historisitas," katanya.
Menganalisis sejarah dari konteks lokal menjadi langkah awal untuk bisa terhubung dengan lokalitas dan sejarah di belahan dunia lainnya. Selain itu, menurutnya dengan menganalisis sejarah dari konteks lokal desa merupakan langkah awal untuk terhubung dengan lokalitas dan sejarah di belahan dunia lainnya. "Desa dimaknai tidak hanya sebagai tempat tetapi juga meliputi budaya yang terekam dalam kehidupan warganya," katanya.
Menurutnya praktik kesenian tak lagi eksklusif tanpa misi sosial, tapi berperan aktif merawat kehidupan dan pengetahuan dari tetangga terdekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Diskominfo Kulonprogo kini dipimpin oleh Bambang Sutrisno yang memiliki reputasi selama 30 tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bamsut sapaan akrabnya memi
Warga Prawirodirjan mengeluhkan bau menyengat dari PT Sinar Obor. DPRD Kota Jogja mengancam merekomendasikan penutupan jika tak ada perbaikan.
Perang Iran dilaporkan menguras stok rudal ATACMS dan PrSM milik AS. Simak perbedaan, kemampuan, dan tantangan produksinya.
DFSK E5 Plus hadir di GIIAS 2026 sebagai SUV PHEV premium dengan jarak tempuh hingga 1.400 km dan telah mengantongi lebih dari 1.100 SPK.
RSUP Dr Sardjito menghentikan stase dokter PPDS EPR usai komentar viral soal pasien BPJS. Rumah sakit menegaskan pasien tersebut bukan pasien Sardjito.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,29% pada kuartal II 2026 belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. BPS mencatat pekerja mandiri meningkat, sementara p