AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Semakin mendekati pendaftaran calon bupati dan wakil bupati, berbagai dinamika politik terjadi. Beberapa partai, salah satunya Gerindra, harus berkomunikasi kembali dengan partai lain di koalisi.
Ketua DPC Gerindra Kulonprogo, Lajiyo Yok Mulyono, menjelaskan sampai saat ini pihaknya belum mendapat rekomendasi dari DPP.
“Karena adanya perubahan konsetelasi politik saat ini, Gerindra belum mengeluarkan rekomendasi,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (21/8/2024).
Dari DPP Gerindra Kulonprogo pun belum mengusulkan nama ke DPP, karena sampai saat ini masih terus dilakukan komunikasi politik dengan partai lainnya.
“Untuk DPP mengeluarkan rekom, acuanya sudah yang harus berpasangan. Kami baru menjalin komonikasi dengan partai yang lain,” katanya.
BACA JUGA: Viral Video Orang Meninggal Dikejar Klitih, Begini Penjelasan Polisi
Gerindra sebelumnya sudah membentuk Koalisi Kulonprogo Maju bersama PPP dan Nasdem, dengan mengusung Marija. Namun saat ini, ia mengatakan nama tersebut masih bisa berubah. “Masih belum final,” ungkapnya.
Seperti diketahui, dinamika politik terjadi di tingkat nasional maupun lokal. Di tingkat nasional, Putusan Mahkamah Konsitusi (MK) mengubah sejumlah persyaratan partai yang bisa mengusung calon. Meski demikian putusan MK ini juga belum final karena belum disahkan menjadi Peraturan KPU.
Sedangkan di tingkat lokal, salah satu bakal calon, Akhmad Basuki meninggal dunia pada Kamis (15/8/2024) sehingga mengubah konstelasi politik Kulonprogo. Akhmad Basuki sebelumnya diusulkan oleh beberapa partai walau belum final juga, diantaranya Golkar dan PKB.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kulonprogo, Suharto, mengatakan dari DPP Golkar juga belum ada rekomendasi. DPD Golkar Kulonprogo juga belum memberi usulan nama ke DPP. “Belum. Masih proses,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Pameran Jejak Warna di GIK UGM menghadirkan 46 karya dari 32 seniman neurodivergen dan mendorong ruang seni yang inklusif.
Kulonprogo menjadi tuan rumah Kejurda III NPCI DIY 2026 yang diikuti 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten dan kota di DIY.
Putra petani asal Banyumas, Mohamad Toriq Anwar, menjadi lulusan terbaik IPDN 2026 dan menerima penyematan pangkat langsung dari Presiden Prabowo.
Pemangkasan anggaran Perpusnas 2026 dan perkembangan AI dinilai UMY menjadi tantangan besar bagi budaya membaca dan literasi masyarakat.
John Herdman menyebut laga Indonesia melawan Vietnam menjadi peluang besar untuk menguasai Grup A Piala AFF 2026 dan membuka jalan ke semifinal.