Kekeringan Landa 17 Kapanewon di Gunungkidul, 14 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman mencatat hingga sekarang sudah ada 356 pelamar CPNS.
Jumlah ini diperkirakan masih bertambah karena pendaftaran baru ditutup di 6 September 2024.
Kepala BKPP Sleman, Budi Pramono mengatakan, pendaftaran CPNS sudah dibuka sejak 20 Agustus 2024. Hingga sekarang pelaksanaan berjalan dengan lancar karena ada help desk yang siap membantu calon pelamar.
Menurut dia, rekrutmen CPNS tahun ini ada 147 formasi. Selama penadfaran berlangsung sudah ada 356 pelamar yang ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Sleman.
Meski demikian, Pramono mengakui belum bisa menyebutkan secara rinci terkait dengan calon yang mendaftar. Pasalnya, ia berdalih rekap baru dilakukan saat pendaftaran ditutup.
BACA JUGA: Sejarah Baru, PKS Berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Bantul Usung Joko-Rony
Hal ini termasuk kuota formasi rekrutmen yang belum terisi. “Masih bisa bertambah karena masih ada waktu untuk mendaftarnya. Jadi, jumlah total ditunggu hingga pendaftaran ditutup dan biasanya di akhir-akhir peminatnya tambah banyak,” katanya, Rabu (28/8/2024).
Ditambahkan dia, dari 147 formasi yang dibutuhkan, terdirii dari formasi khusus lulusan terbaik dengan predikat cumlaude sebanyak lima formasi. Adapun berikutnya ada lowongan disabilitas sebanyak tiga formasi. Sedangkan sisanya untuk umum sebanyak 139 formasi.
“Untuk detail formasi di tiap lowongan bisa diunduh di laman yang memuat pngumuman pendaftaran CPNS di Kabupaten Sleman,” katanya.
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto mengatakan, pendaftaran CPNS 2024 sudah dibuka. Masyarakat yang telah memenuhi persyaratan bisa mendaftar sesuai dengan komptensi yang dimiliki.
“Pendaftaran ini terbuka untuk umum dan siapa saja yang memenuhi persyaratan bisa mengikutinya,” kata Susmiarto.
Meski demikian, ia mengingatkan kepada Masyarakat untuk berhati-hati adanya modus penipuan berkedok CPNS. Biasanya, sambung dia, cara ini dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab dengan dalih bisa memuluskan dalam seleksi, tapi meminta imbalan tertentu.
Susmiarto menegaskan, proses tahapan seleksi langsung ditangani oleh Pemerintah Pusat dengan menggunakan aplikasi. Oleh karena itu, proses seleksi sangat bergantung dengan kemampuan masing-masing peserta.
“Tidak ada yang bisa membantu atau titip-titipan untuk lolos jadi CPNS. Wong saat keluar tes sudah bisa diketahui hasilnya. Jadi, kalau ada iming-iming akan membantu jelas penipuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Prakiraan cuaca hari ini dari BMKG menunjukkan hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia, disertai potensi kabut, petir, dan awan tebal.
Wacana kuliah gratis perlu mempertimbangkan perbedaan pengelolaan PTN Satker, BLU dan PTN-BH serta kemampuan fiskal negara.
Amran Sulaiman menegaskan beras ilegal harus diberantas karena merugikan 115 juta petani dan berpotensi mengganggu swasembada pangan.
Trump menyambut langsung Xi Jinping di bandara AS. Kunjungan tiga hari ini diwarnai agenda perdagangan, teknologi, Taiwan hingga Iran.
Menlu Sugiono akan membawa pesan ketahanan global dalam Sidang Umum PBB ke-81, termasuk isu Palestina dan reformasi PBB.