Gagal Diusung di Pilwalkot Jogja 2024, Pengusaha Bakpia Ini Minta Maaf

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 30 Agustus 2024 11:37 WIB
Gagal Diusung di Pilwalkot Jogja 2024, Pengusaha Bakpia Ini Minta Maaf

Aryanto (kanan) bersama Afnan hadikusumo dalam sebuah forum diskusi kemimpinan./ Ist - Instagram @arya7715

Harianjogja.com, JOGJA–Seorang pengusaha bakpia sekaligus pegiat pariwisata Jogja, Ariyanto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang telah mendukungnya terkait gagalnya ia diusung dalam pencalonan di Pilkada atau pemilihan walikota dan wakil walikota (pilwalkot) Jogja 2024.

Sebelumnya Ariyanto telah mendeklarasikan diri untuk maju Pilwalkot Jogja atas dorongan sejumlah elemen  masyarakat Jogja. Atas dorongan masyarakat dan keluarga, Aryanto kemudian memberanikan diri untuk maju dengan mendaftar ke beberapa partai politik dalam proses penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota, di antaranya Golakr dan Partai Kebangkitan bangsa (PKB).

Namun sampai masa pendaftaran selesai pada 29 Agustus 2024 kemarin di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja hanya ada tiga pasangan calon walikota dan wakil wali kota yang resmi mendaftar untuk pilkada 2024 ini.

Ketiga paslon tersebut adalah Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo. Paslon ini diusung delapan parpol, yakni Golkar, Gerindra, PPP, PKS, PKB, dan 3 parpol di luar parlemen seperti PSI, Partai Buruh, dan Partai Ummat.

Kemudian paslon Heroe Poerwadi dan Sri Widya Supena yang juga diusung delapan parpol, yakni PAN, Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gelora, Partai Perindo, Partai Hanura, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Selanjutnya paslon Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan. Pasangan ini diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di menit-menit terakhir. 

BACA JUGA: Tiba di RSUD Jogja, Afnan-Singgih Jalani Pemeriksaan Kesehatan Selama 10 Jam

Terkait dinamika politik dalam Pilkada 2024 ini, Aryanto pun menyampaikan permintaan maaf. “Saya ucapkan terima kasih selama ini yang sudah support dan mendukung pencalonan kami sebagai Wakil Walikota Jogja.Namun karena belum dapat memenuhi syarat harus adanya partai parlemen atau non parlemen maka belum bisa ikut daftar di KPU kota Jogja tercinta,” katanya melalui keterangan resminya, Jumat (30/8/2024).

“Untuk itu dengan rendah hati izinkan saya meminta maaf atas nama pribadi, keluarga, Jogkem Group dengan tidak bisa lanjut majunya di Pilkada Kota Jogja,” sambungnya.

Meski belum bisa maju dalam pilkada 2024 ini, Arya menyatakan masih akan akan berkontribusi untuk Kota Jogja, utamanya dalam memajukan UMKm dan pariwisata.

Ariyanto merupakan salah satu pengusaha bakpia Jogja kembali (Jogkem). Bakpia yang berdiri sejak 2017 lalu itu kini sudah memiliki empat cabang di Jogja. Sebelumnya Ariyanto juga sempat terlibat dalam bisnis bakpia Sumadigdo.

Selain usa bakpia, pria kelahiran Bojonegoro 1975 ini juga memiliki sejumlah usaha di bidang kuliner. Di luar aktivitas bisnisnya, ia juga aktif di Himpunan pengusaha Pribumi (HIPPI) DIY dan juga Kamar Dagang Indonesia (kadin) DIY, Lembaga Barisan Muda Wirausaha Indonesia, dan juga penasehat Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah Kota Jogja.

Ariyanto juga aktif di Dosen Poltek API Jogja dan dosen tetap di UBSI Jogja. Kemudian, Ariyanto juga didaulat sebagai team travel dialog Dinas Pariwisata Sleman dan Jogja untuk promosi pariwisata, dan tim pendamping dan pengelolaan desa wisata dan kampung desa wisata di DIY.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online