Survei Segara Research: 73,8% Ojol Gabung karena Tak Dapat Kerja Formal
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI) DIY bersama Polda DIY menggelar kegiatan "Youth Fun Action" guna mengajak pemilih terutama generasi muda untuk berpartisipasi dalam menciptakan Pilkada 2024 yang aman dan damai.
"Kegiatan 'Youth Fun Action' dengan tema 'Wujudkan Pilkada 2024 Aman dan Damai' ini memiliki visi meningkatkan kesadaran dan kesiapan masyarakat pemilih dalam berpartisipasi menciptakan Pilkada Aman dan Damai," kata koordinator FPMI wilayah Bantul Farid Rumi Al Rasjid disela kegiatan itu di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu.
Kegiatan Youth Fun Action dikemas sosialisasi atau ajakan kepada pengunjung Stadion Sultan Agung yang berolahraga maupun yang beraktivitas santai di pusat olahraga tersebut, kemudian diajak untuk menandatangani komitmen menolak politik uang, kampanye hitam dan hoaks.
"Harapannya dapat mendistribusikan informasi edukatif dan ajakan positif pada publik baik secara lisan dan tertulis, dan penandatanganan dokumen komitmen publik untuk menciptakan pemilu yang aman, damai, bersih dan berintegritas oleh masyarakat," tuturnya.
BACA JUGA: Tiga Paslon Ikut Pilkada Bantul, Bawaslu Paparkan Kerawanannya
Sementara itu, Koordinasi FPMI wilayah Bantul lainnya Nonik Noviati mengatakan bahwa dalam menghadapi Pilkada 2024, masyarakat dihadapkan berbagai bentuk pilihan sikap, sehingga dibutuhkan informasi-informasi yang positif agar masyarakat siap mengambil sikap.
"Penting bagi masyarakat Bantul dan DIY untuk mempersiapkan diri menghadapi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota. Sehingga, dapat mengedepankan sikap positif dengan menjaga antusiasme dan menghargai perbedaan," ucapnya.
Dia mengatakan, kesadaran pentingnya menerapkan sikap-sikap positif menghadapi dinamika pilkada tak terlepas dari peranan pemuda yang memiliki kemampuan dan keterampilan menyerap hingga menyebarkan informasi edukatif pentingnya menciptakan pilkada berintegritas.
"Terlebih, dinamika Pilkada 2024 sempat mengalami ketegangan karena adanya protes aksi massa di beberapa lokasi, salah satunya Yogyakarta. Tidak menutup kemungkinan, peristiwa tersebut akan memengarui sikap apatisme pemuda di DIY," ujarnya.
Oleh karena itu, melalui Youth Fun Action: Wujudkan Pilkada 2024 Aman dan Damai diharapkan menjadi upaya menjaga antusiasme masyarakat pemilih dan pencegahan terjadinya konflik kepentingan dalam masyarakat pemilih, terlebih kaum muda.
"FPMI DIY terus melakukan pendidikan politik dan mengajak masyarakat sanggup menolak politik uang, kampanye hitam, dan hoaks, serta mengedepankan Pilkada 2024 berintegritas. Pemilih muda punya peran dalam Pilkada 2024 sampai terpilihnya pemimpin publik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 mulai bisa ditukar di tiga lokasi. Simak jadwal, kategori tiket, jam layanan, dan syarat penukarannya.
Fitriani/Fadona meraih perak padel putri Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang dengan skor 3-6, 4-6.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.