Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Salah satu syarat administratif kandidat Pilkada Kulonprogo adalah laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Berkas LHKPN dari tiga pasang bakal calon bupati dan wakil bupati itu sudah diterima KPU Kulonprogo.
Sayangnya, KPU Kulonprogo belum dapat membuka akses LHKPN tersebut kepada masyarakat. Sebabnya berkas tersebut masih diteliti dan didalami oleh lembaga penyelenggara pemilu itu.
BACA JUGA: Maju Sebagai Calon Bupati Sleman, Segini Kekayaan yang Dimiliki Kustini dan Harda
Ketua KPU Kulonprogo, Budi Priyana menjelaskan pada Minggu (1/9/2024) bahwa berkas tersebut belum absah sehingga belum dapat diumumkan. "Setelah kami teliti dan dalami baru kami absahkan, setelahnya akan kami umumkan," tuturnya.
Budi menyebut masyarakat nanti akan dilibatkan secara aktif dalam memberikan tanggapan atas berkas-berkas calon Pilkada Kulonprogo tersebut. "Tidak hanya LHKPN, berkas lain nanti juga kami umumkan dan kami mintakan tanggapan, jadi ditunggu dulu saja," ujarnya.
Pengumuman berkas calon Pilkada Kulonprogo, jelas Budi, akan dilakukan pada 13-15 September nanti. Bersama itu masyarakat juga dapat memberikan tanggapannya.
Berdasarkan penelusuran LHKPN, dari tiga pasang masing-masing Novida Kartika Hadhi dan Rini Indriani, Marija dan Yusron Martofa, kemudian Agung Setyawan dan Ambar Purwoko, hanya terdapat milik Novida dan Yusron. Pantuan ini dilakukan di situs resmi KPK, yaitu e-LHKPN.
Kekayaan Novida dalam LHKPN yang tercatat pada 2023 saat ia menjabat sebagai anggota DPRD DIY itu menyebut kekayaan totalnya sebesar Rp13,43 miliar. Rinciannya harta dalam bentuk tanah dan bangunan sebanyak Rp9,74 miliar.
BACA JUGA: Bertarung di Pilkada 2024, Ini Kekayaan Abdul Halim Muslih dan Joko Budi Purnomo
Sedangkan kekayaan Novida dari alat transportasi dan mesin sebanyak Rp1,18 miliar, lalu kekayaan dalam bentuk bergerak lainnya sebesar Rp239,3 juta. Kemudian kekayaan dalam bentuk surat berharga milik Novida totalnya Rp3,25 miliar, sedangkan kas dan setara kas totalnya Rp3,12 miliar.
Kekayaan Yusron dalam LHKPN YANG tercatat pada 2003 atau lebih dari 20 tahun lalu menyebut total hartanya Rp7,15 juta. Data LHKPN milik Yusron pada 2003 ini mencatat saat itu ia sebagai DPRD Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Cek jadwal SIM keliling Jogja 26 Mei 2026 di Condongcatur. Layanan 08.30–13.00 WIB, syarat lengkap perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca Jogja 26 Mei 2026: Sleman berpotensi hujan ringan, wilayah DIY lain berawan dengan suhu 22–31 derajat Celsius.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.