Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Mekanisme pelaksanaan kampanye Pilkada Kulonprogo masih menunggu aturan dari KPU RI. Meskipun begitu KPU Kulonprogo sudah mulai memetakan apa saja yang akan dilakukannya saat masa kampanye supaya meminimalisir kerawanan Pilkada.
Salah satu yang akan dilakukan KPU Kulonprogo adalah melakukan penjadwalan kampanye berdasarkan calon Pilkada. Penjadwalan ini dilakukan supaya tidak ada kampanye yang dilakukan bebarengan oleh kandidat bupati dan wakil bupati pada waktu yang sama.
Ketua KPU Kulonprogo, Budi Priyana menjelaskan penjadwalan itu dipertimbangkannya supaya tidak ada gesekan antar kelompok pendukung kandidat. Sedangkan zonasi kampanye menurutnya tidak dilakukan lantaran daerah pemilihan dalam Pilkada hanya satu.
Zonasi hanya akan dilakukan, jelas Budi, pada pemasangan alat praga kampanye (APK). "Soal zonasi pemasangan APK ini masih menunggu peraturan bupati yang tengah disusun Pemkab Kulonprogo, nanti kami akan menyesuaikan itu," jelasnya, Selasa (3/9/2024).
BACA JUGA: Liga 2 Musim Baru Bakal Dimulai Akhir Pekan Ini Diikuti 26 Tim
Peraturan zonasi dalam pemasangan APK itu, menurut Budi, tidak akan berbeda jauh dengan saat Pemilu 2024 lalu. "Kalau soal dilarang dimana saja itu sepertinya masih akan sama misalnya tempat ibadah dan lainnya itu dilarang dipasang APK," paparnya.
Persiapan lainnya yang dilakukan KPU Kulonprogo dalam menghadapi masa kampanye adalah koordinasi dengan berbagai pihak, terutama partai politik pengusung dan tim pemenangan calon Pilkada.
"Tentu kami lakukan karena kampanye ini menyangkut banyak pihak terutama peserta, dengan aparat keamanan juga dilakukan agar semuanya bisa kondusif dan lancar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Cek jadwal SIM keliling Jogja 26 Mei 2026 di Condongcatur. Layanan 08.30–13.00 WIB, syarat lengkap perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca Jogja 26 Mei 2026: Sleman berpotensi hujan ringan, wilayah DIY lain berawan dengan suhu 22–31 derajat Celsius.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.