Round-up Asian Games 2026: Karate Tambah Perunggu untuk Indonesia
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut perlunya kerja sama multi-pihak untuk memberikan simulasi edukasi, sosialisasi, kepada masyarakat untuk mitigasi bencana gempa megathrust.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad di Yogyakarta, Kamis, mengatakan perlu peningkatan kemampuan mitigasi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir selatan DIY.
"Perlu ada kerja sama multi-pihak untuk memberikan simulasi edukasi, sosialisasi, terutama masyarakat pesisir ketika terjadi megathrust," kata dia, Kamis (5/9/2024).
Menurut Noviar, upaya mitigasi yang ditekankan antara lain mengetahui jalur-jalur evakuasi apabila terjadi tsunami, serta titik kumpul yang jauh dari bangunan yang rentan roboh akibat gempa. Selain itu masyarakat perlu menyiapkan tas siaga bencana untuk mengisi keperluan darurat serta dokumen-dokumen penting yang mudah dibawa.
"Jangan lupa selalu memperhatikan peringatan yang dikeluarkan oleh BMKG dan BPBD DIY maupun kabupaten/kota," kata dia.
Menurut dia, masyarakat di enam desa yang berlokasi di pesisir Pantai Glagah Kabupaten Kulon Progo telah memperoleh penguatan kesiapsiagaan melalui simulasi sekaligus pemasangan jalur evakuasi.
BPBD juga telah membuat jalur evakuasi di sepanjang pesisir Kabupaten Gunungkidul dan masih akan menambah pemasangan rambu jalur evakuasi di sejumlah titik.
Noviar meminta masyarakat di DIY tidak panik menghadapi potensi gempa bumi megathrust, namun terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana yang tidak dapat diprediksi itu.
"Waktunya tidak ada yang tahu. Tidak ada satupun teknologi yang mampu memprediksi (gempa megathrust)," katanya.
BACA JUGA: Jangan Terlewat! Pendaftaran CPNS di Bantul Diperpanjang sampai 10 September 2024
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Yogyakarta Setyoajie Prayoedhie mengatakan informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukanlah prediksi atau peringatan dini, sehingga jangan dimaknai secara keliru, seolah akan terjadi dalam waktu dekat.
Dia menegaskan informasi potensi gempa dan tsunami merupakan upaya persiapan untuk mencegah risiko kerugian sosial ekonomi dan korban jiwa, apabila terjadi gempa kuat dan membangkitkan tsunami dengan skenario terburuk.
"Megathrust adalah fakta. Untuk itu BMKG mengimbau kepada pemerintah, pihak swasta, LSM, dan seluruh elemen masyarakat, agar mulai melakukan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi megathrust dengan cara tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa," kata Setyoajie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.