DPAD DIY Ubah Arsip Lama Jadi Konten Digital Favorit Gen Z
Lewat program tersebut, arsip dan pustaka langka tidak lagi hanya disimpan sebagai dokumen lama, tetapi diolah menjadi artikel populer, infografis, hingga konte
Bedah buku di Pendopo Migunani yang diinisiasi oleh DPAD DIY dengan membahas buku berjudul Guyub Rukun Ayem Tentrem, Selasa (10/9/2024)./Alfi Annissa Karin
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar kegiatan bedah buku di Pendopo Migunani di Kampung Sidikan, Kalurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Selasa (10/9/2024). Kegiatan ini turut mengundang warga Umbulharjo.
Buku yang dibedah kali ini berjudul Guyub Rukun, Ayem Tentrem karya seorang praktisi keluarga, Cahyadi Takariawan.
Kepala DPAD DIY, Kurniawan, menjelaskan jajarannya sengaja mengusung tema tentang keluarga. Buku berjudul Guyub Rukun, Ayem Tentrem berisi pengetahuan tentang membina keluarga. Lewat bedah buku ini, diharapkan bisa menekan angka perceraian utamanya di Kota Jogja. "Terlebih hari ini kebanyakan yang datang adalah bapak-bapak dan ibuibu, sehingga buku ini bisa menjadi rujukan dalam membina rumah tangga," kata Kurniawan di Pendopo Migunani, Umbulharjo, Selasa.
Dia menjelaskan, bedah buku merupakan program DPAD DIY yang telah digelar sejak 2015. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan budaya dan minat membaca di tengah masyarakat. Selain itu, dengan adanya kegiatan bedah buku menjadikan masyarakat untuk tak mudah percaya terhadap informasi yang diterima.
Diharapkan, masyarakat selalu berupaya mencari informasi dari sumber yang tepat dan akurat, salah satunya melalui buku. "Kami punya tugas dan misi untuk membudayakan literasi di masyarakat. Kami punya tugas untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi bagi masyarakat," kata Kurniawan.
Kegiatan bedah buku ini didukung penuh oleh DPRD DIY. Salah satu anggota DPRD DIY, Muhammad Syafi'i, mengatakan buku berjudul Guyub Rukun Ayem Tentrem berisi pembahasan menarik tentang pembinaan keluarga melalui perspektif budaya Jawa. Ditambah lagi, penulis seorang konselor yang mengetahui betul bagaimana cara menjaga dan membina keluarga.
Menurutnya, buku ini bisa menjadi pedoman bagi masyarakat untuk menumbuhkembangkan keluarga masing-masing menjadi lebih baik. Di sisi lain, Syafi'i mengatakan hingga kini kegiatan bedah buku masih mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat. "Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan budaya literasi masyarakat. Di sisi lain, masyarakat bisa menjadikan buku menjadi media untuk mendapatkan wawasan, ilmu pengetahuan termasuk dalam hal keluarga sekaligus menjadi terbiasa membaca buku," katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lewat program tersebut, arsip dan pustaka langka tidak lagi hanya disimpan sebagai dokumen lama, tetapi diolah menjadi artikel populer, infografis, hingga konte
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.