Ribuan Warga Padati Denggung, Sholawatan Meriahkan HUT ke-110 Sleman

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 17 Mei 2026 16:27 WIB
Ribuan Warga Padati Denggung, Sholawatan Meriahkan HUT ke-110 Sleman

Gelaran pengajian dan sholawatan akbar yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman di Lapangan Denggung, Sleman, Sabtu (16/5/2026) malam. Ist/pemkabsleman

Harianjogja.com, SLEMAN — Ribuan warga memadati Lapangan Denggung, Sleman, Sabtu (16/5/2026) malam dalam gelaran pengajian dan sholawatan akbar yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman. Kegiatan religius ini berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan menghadirkan dua ulama kondang, yakni Gus Muwafiq dan Gus Mohammad Ali Shodiqin atau yang dikenal sebagai Gus Ali Gondrong.

Acara ini turut dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati Danang Maharsa, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sleman. Kehadiran para tokoh daerah tersebut semakin menambah kekhusyukan suasana, di mana seluruh elemen masyarakat bersama-sama memanjatkan doa demi keberkahan dan kemajuan Sleman.

Dalam sambutannya, Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas antusiasme tinggi masyarakat yang turut menyemarakkan hari jadi Sleman. Ia menilai kegiatan pengajian dan sholawatan bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.

“Melalui sholawat, hati kita menjadi lebih tenang dan lembut. Lewat pengajian, kita mendapat tambahan ilmu. Dan melalui kebersamaan seperti ini, silaturahmi di antara masyarakat semakin kuat,” ujar Harda.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Sleman tidak hanya berorientasi pada aspek fisik seperti infrastruktur, tetapi juga menitikberatkan pada pembangunan mental dan karakter masyarakat. Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan material dan spiritual menjadi kunci utama dalam menciptakan daerah yang maju dan berdaya saing.

Harda berharap Sleman dapat terus berkembang sebagai daerah yang tidak hanya modern secara fisik, tetapi juga memiliki masyarakat dengan akhlak yang baik, toleransi tinggi, serta kepedulian sosial yang kuat. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

Sementara itu, tausiah yang disampaikan Gus Muwafiq dan Gus Ali Gondrong berhasil menyedot perhatian jamaah. Keduanya mengajak masyarakat untuk terus menjaga keimanan, memperbanyak sholawat, serta memperkuat persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman sendiri masih akan berlanjut dengan berbagai agenda menarik lainnya, mulai dari kegiatan budaya, sosial, hingga hiburan rakyat. Pemerintah Kabupaten Sleman berharap seluruh rangkaian acara ini dapat menjadi penggerak semangat kebersamaan sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online