Urgensi Pembentukan TIMPORA Bantul sebagai Wujud Nyata
Urgensi Pembentukan TIMPORA Bantul sebagai Wujud Nyata Semangat Imigrasi untuk Rakyat
Kapolresta Jogja, Kombes Pol. Aditya Surya Dharma (lima dari kanan) bersama Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto (lima dari kiri) saat peluncuran inovasi Sijidtu yang diinisiasi oleh Polresta Jogja bersama Pemkot Jogja di Balai Kota Jogja, Selasa (17/9/2024). -- Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Pemkot Jogja berkolaborasi dengan Polresta Jogja meluncurkan inovasi SIM Jogja Istimewa Difabel dan Drive Thru (Sijidtu) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balai Kota Jogja, Rabu (17/9/2024). Sidjitu merupakan layanan berupa loket perpanjangan SIM yang bisa diakses oleh difabel. Hasil SIM yang baru juga langsung bisa diambil di lokasi yang sama lewat layanan tanpa turun (lantatur) atau drive thru.
Total ada dua loket yang harus dilalui jika ingin memperpanjang SIM. Loket pertama merupakan tempat untuk menyerahkan berkas dan pembayaran. Sementara, di loket dua merupakan tempat untuk melakukan foto, sidik jari, dan tanda tangan, sekaligus menerima SIM yang telah jadi.
Kapolresta Jogja, Kombes Pol. Aditya Surya Dharma, menuturkan untuk sementara ini jenis SIM yang bisa dilayani adalah SIM A dan SIM Difabel D1.
Layanan Sijidtu diluncurkan untuk mempermudah masyarakat dalam perpanjangan SIM A. Di sisi lain, layanan ini untuk mempermudah difabel dalam mendapatkan SIM Difabel D1 sehingga difabel tak perlu datang ke Polresta Jogja dan tidak perlu turun dari kendaraannya.
Aditya mengatakan perpanjangan SIM lewat layanan Sijidtu hanya memerlukan waktu singkat. "Tidak sampai lima menit sudah jadi asal persyaratannya lengkap," kata Aditya saat ditemui di Balai Kota Jogja, Selasa.
BACA JUGA: Peresmian Tol Solo-Jogja Oleh Presiden Jokowi Diundur Kamis 19 September 2024
Menurutnya, perpanjangan SIM A dan SIM Difabel D1 semakin praktis dengan pembayaran yang dilakukan menggunakan QRIS. Ini menjadi langkah antisipasi terjadinya pungutan liar. Loket Sijidtu buka mulai pukul 08.00 WIB-14.00 WIB.
Ke depan, jajarannya akan terus melakukan pengembangan. Diharapkan, SIM jenis lainnya juga bisa difasilitasi menggunakan layanan loket Sijidtu. Diharapkan tak hanya masyarakat difabel, masyarakat umum juga bisa menggunakan layanan ini.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto, menyebut layanan Sijditu merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkot dan Polresta Jogja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tak terkecuali bagi masyarakat disabilitas.
"Muruah utama adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sudah jadi kewajiban kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit," kata Sugeng.
Pengakses pertama layanan Sijidtu adalah Feri Novrianto, warga Pakualaman. Dia mengaku terbantu dengan layanan ini. Perpanjangan SIM A bisa dilakukan dengan mudah dan praktis.
"Harapannya layanan ini bisa diakses oleh lebih banyak orang karena prosesnya mudah dan cepat," tuturnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Urgensi Pembentukan TIMPORA Bantul sebagai Wujud Nyata Semangat Imigrasi untuk Rakyat
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.