Honda Rem Mendadak Proyek EV, Kini Gaspol Mobil Hybrid
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Pasar Niten./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL–Sebanyak 1.000 orang terdiri dari pedagang dan masyarakat di sekitar Pasar Niten dipastikan ambil bagian dalam kegiatan senam massal yang digelar pada Jumat (20/9/2024) pukul 07.00 WIB.
Kegiatan senam massal tersebut digelar sebagai upaya dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul untuk mengenalkan dan promosi Pasar Niten ke masyarakat.
BACA JUGA: Pasar Niten Bantul Akan Dihidupkan di Malam Hari
"Jadi estimasinya sekitar 500 sampai 1.000 orang yang akan mengikuti senam massal tersebut. Mereka yang terlibat tidak hanya berasal dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (Apkli), tapi juga dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan bakul pasar serta warga sekitar," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perdagangan DKUKMPP Bantul, Zona Paramitha kepada Harian Jogja, Kamis (19/9/2024).
Menurut dia, kegiatan senam di Pasar Niten sejatinya bukan kali pertama digelar oleh para pedagang di sana. Selama ini, para pedagang sering melakukan senam di dalam Pasar Niten. "Hanya saja, kali ini, kami fasilitasi dan libatkan massa yang cukup banyak. Karena tujuannya tidak lain adalah untuk promosi Pasar Niten ke masyarakat juga," ungkap Zona.
Diungkapkan oleh Zona, saat ini proses penataan Pasar Niten, terus dilakukan. Apalagi operasional Pasar Niten tidak hanya dilakukan pada pagi hari. Sebab, ada keinginan dari Pemkab Bantul untuk menghidupkan Pasar Niten pada malam hari (sisi barat yang saat ini banyak digunakan oleh pedagang klithikan).
Untuk itu, DKUKMPP telah bekerja sama dengan pengelola Pasar Niten untuk menggelar sejumlah kegiatan agar Pasar Niten makin ramai dikunjungi oleh masyarakat. Sebab, selama ini, setiap hari ada sekitar 700 orang datang dan bertransaksi di Pasar Niten setiap harinya.
Dengan dihidupkannya Pasar Niten di malam hari, maka Zona berharap ada peningkatan jumlah orang datang ke Pasar Niten, yang berujung pada peningkatan omzet dan perekonomian pedagang di pasar tersebut.
"Nah, kemarin itu kan, pihak pasar juga telah bekerja sama dengan salah satu pedagang dan menggelar pameran di Pasar Niten. Dan ternyata animo pengunjungnya cukup baik. Sekarang kami tinggal menunggu koordinasi dengan lurah Pasar Niten untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya," ucap Zona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.