Pastikan Pilkada Lancar Pemkot Jogja Bentuk Tim Desk

Newswire
Newswire Sabtu, 21 September 2024 19:57 WIB
Pastikan Pilkada Lancar Pemkot Jogja Bentuk Tim Desk

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Untuk mengawal kelancaran Pilkada 2024, Pemkot Jogja membentuk tim dukungan elemen satuan kerja (Desk).

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkot Jogja Subarjilan dalam keterangannya di Jogja, Sabtu, mengatakan Tim Desk Pilkada terdiri atas perwakilan semua perangkat daerah Pemkot Jogja beserta unsur kepolisian, Kodim dan kejaksaan.

"Tujuannya untuk memantau pelaksanaan pilkada, menginventarisasi dan antisipasi persoalan-persoalan di pilkada serta membantu mencari jalan keluar terhadap permasalahan-permasalahan pilkada," ujar dia.

Mengacu Permendagri Nomor 9 Tahun 2005 DESK Pilkada mempunyai tugas melakukan pemantauan pelaksanaan pilkada di daerah, menginventarisasi dan mengantisipasi permasalahan terkait pelaksanaan pilkada.

Selain itu, tim itu bertugas memberikan saran penyelesaian permasalahan pelaksanaan pilkada dan melaporkan informasi kepada pemerintah mengenai pelaksanaan pilkada.

Subarjilan mengatakan pemantauan yang dilakukan Tim DESK Pilkada Kota Jogja berbeda dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang khusus mengawasi terkait pelanggaran pilkada.

BACA JUGA: PDIP Pastikan Bakal Ada Pertemuan Megawati dengan Prabowo Subianto

Tim itu, menurut dia, fokus pada permasalahan-permasalahan yang bisa menghambat Pilkada 2024.

Posko Desk Pilkada 2024, kata Subarjilan, juga telah disiapkan di kompleks Balai Kota Jogja untuk memudahkan koordinasi Tim DESK Pilkada guna memantau pelaksanaan dan mengantisipasi permasalahan yang muncul selama momen pesta demokrasi itu.

"Rencana akan kami operasionalkan dua hari menjelang kampanye. Tempatnya sudah siap. Operasional setiap hari kerja untuk pemantauan dan koordinasi," ucap dia.

Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto menyatakan Pemkot Jogja berkomitmen menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2024 dengan membangun sinergi antarlembaga.

Sugeng juga meminta ASN Pemkot Jogja memastikan netralitas pada Pilkada 2024 dengan tidak berkampanye atau melakukan politik praktis dengan mendukung salah satu peserta pilkada.

"Untuk ASN harus netral. Apapun jabatannya, kedudukannya dan lembaganya harus netral. Tidak untuk proses kampanye, aktivitas politik praktis dukung mendukung tidak boleh. Netralitas ASN harga mati," ucap Sugeng.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online