Pengguna BPJS PBI di Jogja: Bikin Tenang, Tak Perlu Pikir Biaya
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY menggelar bedah buku bertajuk Gus Dur Pembela Minoritas Etnis Keagamaan dan Pecinta Ulama Sepanjang Masa di Joglo Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Selasa (24/9/2024). – Harian Jogja/Stefani Yulindriani
BANTUL—Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai sosok yang penuh toleransi. Karena itu, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY menggelar bedah buku sosok Gus Dur untuk diteladani sikapnya.
Anggota DPRD DIY sekaligus penulis buku, Umaruddin Masdar, menyampaikan Gus Dur merupakan sosok yang penuh toleransi yang terlihat dari berbagai penghormatan yang diberikan kalangan minoritas agama dan etnis di Indonesia kepada mantan Presiden Indonesia itu.
Dalam menyambut Pilkada 2024, Umaruddin menilai masyarakat perlu meneladani sosok Gus Dur yang toleran terhadap berbagai kalangan minoritas di Indonesia. Dengan begitu, Pilkada 2024 dapat diselenggarakan dengan damai dan tanpa kekerasan.
“Dalam menghadapi Pilkada serentak, diharapkan bedah buku ini dapat menjadi pembelajaran dan pendewasaan demokrasi di Indonesia,” ujarnya dalam bedah buku bertajuk Gus Dur Pembela Minoritas Etnis Keagamaan dan Pecinta Ulama Sepanjang Masa di Joglo Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Selasa (24/9/2024).
BACA JUGA: Selama Musim Kemarau, BPBD Bantul Salurkan 1,56 Juta Liter Air Bersih
Umaruddin menilai dengan penyelenggaraan Pilkada yang penuh toleransi, maka demokrasi yang berkualitas di Indonesia dapat terwujud. Mendiang Gus Dur memiliki pemikiran sistem demokrasi merupakan sistem yang paling rasional untuk Indonesia.
Hal itu lantaran Gus Dur menilai sistem demokrasi akan menghasilkan sistem pemerintahan yang baik, serta mengurangi kekerasan dan konflik. Dengan begitu, pemikiran Gus Dur tentang demokrasi merupakan sistem yang tepat diterapkan di Indonesia akan terlihat.
Ketua Tim Bedah Buku DPAD DIY, Sri Wahyudi menyampaikan instansinya berupaya meningkatkan minat baca masyarakat melalui bedah buku yang akan digelar sampai 230 kali. Banyaknya jumlah penyelenggaraan bedah buku sebagai komitmen DPAD DIY untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
“Targetnya membaca buku dalam kehidupan sehari-hari menjadi budaya, maka kami ajak masyarakat [untuk gemar membaca] melalui bedah buku ini. paling tidak setiap hari membaca buku minimal 15 menit,” ujarnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.