PSS Sleman Kembali ke Super League, Harda Targetkan Prestasi
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
Warga Palestina melintas di jalan yang dikelilingi bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Jumat (12/4/2024). Antara/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf secara tegas menyatakan PBNU meminta segala bentuk tindakan kekerasan dihentikan. Hal itu disampaikan terkait peringatan setahun genosida di Gaza.
"Kami sudah nyatakan, PBNU sejak [konflik] itu meletus pernyataan kami adalah hentikan kekerasan, hentikan kekerasan segera, apapun alasannya. Urusan yang lain, soal nanti, kita runding, tapi berhenti dulu kekerasan," tegas Yahya pada Selasa (8/10/2024).
BACA JUGA: Sekjen PBB Serukan Perdamaian Jelang Peringatan Setahun Perang di Gaza
Pria yang akrab disapa Gus Yahya itu beranggapan jika tindakan kekerasan tak dihentikan, konflik yang terjadi berpotensi akan terus meluas.
"Kalau kekerasan tidak berhenti, kekerasan apapun, selama tidak dihentikan dia akan terus meluas dan karena ini tidak dihentikan sampai sekarang ya akan terus meluas," tandasnya.
Muaranya, jika konflik ini terus merembet ke berbagai negara, masyarakat dunia berada dalam ancaman perang besar. Ancaman ini lanjut Yahya akan sangat berbahaya bagi dunia.
"Sekarang meluas membawa Lebanon, Iran, Yaman dan seterusnya dan kalau tidak dihentikan jangan kaget kalau kemudian meluas sampai ya kita berada dalam ancaman perang besar yang luar biasa berbahaya bagi dunia," ujarnya.
BACA JUGA: PBB dan WHO Didesak Menyelamatkan Layanan Kesehatan di Lebanon
Alih-alih mengangkat senjata, Yahya mendorong penyelesaian masalah lewat cara berunding yang lebih beradab.
"Maka sekali lagi, hentikan, hentikan sekarang juga, berhenti pegang bedhil, berhenti nembak, berhenti berbuat kekerasan, apapun masalahnya mari kita bicarakan dengan cara berunding secara beradab," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.