Garudayaksa FC Juara Pegadaian Championship, Ini Kata Pelatih Widodo
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Warga Palestina melintas di jalan yang dikelilingi bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Jumat (12/4/2024). Antara/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf secara tegas menyatakan PBNU meminta segala bentuk tindakan kekerasan dihentikan. Hal itu disampaikan terkait peringatan setahun genosida di Gaza.
"Kami sudah nyatakan, PBNU sejak [konflik] itu meletus pernyataan kami adalah hentikan kekerasan, hentikan kekerasan segera, apapun alasannya. Urusan yang lain, soal nanti, kita runding, tapi berhenti dulu kekerasan," tegas Yahya pada Selasa (8/10/2024).
BACA JUGA: Sekjen PBB Serukan Perdamaian Jelang Peringatan Setahun Perang di Gaza
Pria yang akrab disapa Gus Yahya itu beranggapan jika tindakan kekerasan tak dihentikan, konflik yang terjadi berpotensi akan terus meluas.
"Kalau kekerasan tidak berhenti, kekerasan apapun, selama tidak dihentikan dia akan terus meluas dan karena ini tidak dihentikan sampai sekarang ya akan terus meluas," tandasnya.
Muaranya, jika konflik ini terus merembet ke berbagai negara, masyarakat dunia berada dalam ancaman perang besar. Ancaman ini lanjut Yahya akan sangat berbahaya bagi dunia.
"Sekarang meluas membawa Lebanon, Iran, Yaman dan seterusnya dan kalau tidak dihentikan jangan kaget kalau kemudian meluas sampai ya kita berada dalam ancaman perang besar yang luar biasa berbahaya bagi dunia," ujarnya.
BACA JUGA: PBB dan WHO Didesak Menyelamatkan Layanan Kesehatan di Lebanon
Alih-alih mengangkat senjata, Yahya mendorong penyelesaian masalah lewat cara berunding yang lebih beradab.
"Maka sekali lagi, hentikan, hentikan sekarang juga, berhenti pegang bedhil, berhenti nembak, berhenti berbuat kekerasan, apapun masalahnya mari kita bicarakan dengan cara berunding secara beradab," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.