KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Calon Bupati Sleman Harda Kiswaya saat bertemu dengan warga.ist
Harianjogja.com, SLEMAN– Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, berkomitmen mengurangi kemiskinan di Sleman. Caranya dengan memberikan akses pendidikan untuk semua lapisan masyarakat.
Salah satu program prioritas yang mereka tawarkan adalah ingin memastikan setiap keluarga miskin di Sleman memiliki minimal satu anggota keluarga yang berhasil meraih gelar sarjana. Program unggulan ini diberi nama “Sleman Pintar”.
BACA JUGA: Egaliter dan Merakyat, Warga Girikerto Solid Dukung Harda Kiswaya-Danang Maharsa
Program Sleman Pintar bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga Sleman untuk mengenyam pendidikan tinggi. Pemerintah daerah akan berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat untuk memberikan beasiswa penuh kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
"Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan. Dengan memberikan akses pendidikan yang berkualitas, kita dapat mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan mampu bersaing di era global," ujar Harda Kiswaya dikutip Jumat (11/10/2024).
Selain beasiswa penuh, program ini juga akan menyediakan layanan konseling akademik dan bimbingan belajar bagi penerima beasiswa. Pemerintah daerah juga akan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa penerima beasiswa.
Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah memastikan bahwa penerima beasiswa dapat menyelesaikan studinya hingga lulus. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah akan memberikan pendampingan secara intensif kepada penerima beasiswa, baik dari segi akademik maupun psikologis.
BACA JUGA: ASN Sleman Diingatkan Lagi Soal Netralitas dalam Pilkada 2024
“Nantinya anggaran yang akan digunakan untuk program ini adalah dana bersumber langsung dari APBN dan juga APBD Kab Sleman, sehingga pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja ini dapat tepat sasaran,” kata Harda Kiswaya.
Program Sleman Pintar menargetkan setiap keluarga miskin mempunyai satu orang sarjana. Harapannya program ini dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Sleman yang lebih maju dan sejahtera. Dengan memberikan akses pendidikan yang merata, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Cara perpanjang SIM A dan C online lewat SINAR. Simak tahapan, dokumen, tes kesehatan, psikologi hingga pembayaran PNBP.
Menhut Raja Juli Antoni mencabut izin lima perusahaan terkait karhutla di Kalimantan. Total konsesi mencapai 92.464 hektare.