Persebaya Pesta Gol 5-0 atas Persik, Tutup Musim di Posisi 4
Persebaya menang telak 5-0 atas Persik Kediri di laga penutup Super League. Bruno Moreira cetak dua gol, Bajol Ijo finis keempat.
Calon Bupati Sleman Harda Kiswaya saat bertemu dengan warga.ist
Harianjogja.com, SLEMAN– Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, berkomitmen mengurangi kemiskinan di Sleman. Caranya dengan memberikan akses pendidikan untuk semua lapisan masyarakat.
Salah satu program prioritas yang mereka tawarkan adalah ingin memastikan setiap keluarga miskin di Sleman memiliki minimal satu anggota keluarga yang berhasil meraih gelar sarjana. Program unggulan ini diberi nama “Sleman Pintar”.
BACA JUGA: Egaliter dan Merakyat, Warga Girikerto Solid Dukung Harda Kiswaya-Danang Maharsa
Program Sleman Pintar bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga Sleman untuk mengenyam pendidikan tinggi. Pemerintah daerah akan berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat untuk memberikan beasiswa penuh kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
"Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan. Dengan memberikan akses pendidikan yang berkualitas, kita dapat mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan mampu bersaing di era global," ujar Harda Kiswaya dikutip Jumat (11/10/2024).
Selain beasiswa penuh, program ini juga akan menyediakan layanan konseling akademik dan bimbingan belajar bagi penerima beasiswa. Pemerintah daerah juga akan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa penerima beasiswa.
Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah memastikan bahwa penerima beasiswa dapat menyelesaikan studinya hingga lulus. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah akan memberikan pendampingan secara intensif kepada penerima beasiswa, baik dari segi akademik maupun psikologis.
BACA JUGA: ASN Sleman Diingatkan Lagi Soal Netralitas dalam Pilkada 2024
“Nantinya anggaran yang akan digunakan untuk program ini adalah dana bersumber langsung dari APBN dan juga APBD Kab Sleman, sehingga pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja ini dapat tepat sasaran,” kata Harda Kiswaya.
Program Sleman Pintar menargetkan setiap keluarga miskin mempunyai satu orang sarjana. Harapannya program ini dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Sleman yang lebih maju dan sejahtera. Dengan memberikan akses pendidikan yang merata, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persebaya menang telak 5-0 atas Persik Kediri di laga penutup Super League. Bruno Moreira cetak dua gol, Bajol Ijo finis keempat.
Persis Solo resmi terdegradasi dari BRI Super League 2025/2026. Manajemen klub minta maaf dan siapkan restrukturisasi total mulai Juni.
Memori HP cepat penuh bisa disebabkan game, media sosial, hingga aplikasi booster. Simak daftar aplikasi yang sebaiknya dihapus agar HP tetap ringan.
Reza Arap mengunggah pesan emosional untuk Lula Lahfah hampir empat bulan setelah sang kekasih meninggal dunia.
Pria bersenjata yang tewas ditembak di dekat Gedung Putih ternyata pernah mencoba menerobos kompleks presiden AS pada 2025.
Studi di European Heart Journal temukan hubungan pengawet makanan dengan risiko hipertensi dan penyakit jantung.