Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Pasar Murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulonprogo melaksanakan pasar murah di Kapanewon Samigaluh, Kulonprogo./ Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO— Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulonprogo melaksanakan pasar murah di Kapanewon Samigaluh, Kulonprogo. Dalam pasar murah tersebut warga cukup antusias belanja.
Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulonprogo Endang Yuliwanti, di Kulonprogo, Jumat, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan delapan distributor penyedia komoditasnya yaitu Bulog, Makmur Beras, Wilmar, Bumdes Srikayangan, PT Goedang Grosir Berdikari, UD BM, RNI, dan PT Pangan Surya Makmur.
"Adapun total komoditas yang ditawarkan ada 13 ton, antara lain beras, minyak goreng, tepung, gula dan lain lain," kata Endang.
Ia mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan, antusias masyarakat sangat banyak sehingga barang yang ditawarkan habis terjual.
BACA JUGA: Angkat Seni Budaya Lokal, Disbud Kulonprogo Gelar Menoreh Art Festival
Dengan adanya subsidi Rp2.000 pada setiap kilogram atau per liter komoditasnya, maka menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja.
"Kami melalukan pasar murah di setiap kapanewon secara bertahap," katanya.
Endang mengatakan harga kebutuhan pokok di Kulon Progo aman dan stabil Pasar murah ini, karena dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari hari dengan harga yang terjangkau.
"Tujuan pasar murah adalah menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya pula.
Salah satu warta Pagerharjo Martina mengatakan dirinya membeli beras, minyak goreng, telur dan tepung.
"Kami berharap pasar murah ini dilakukan setiap bulan, sehingga kami bisa menekan anggaran belanja," katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.