Pilur Serentak Gunungkidul, 91 Calon Bertarung di 31 Kalurahan
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Operasi Pasar beras di DIY beberapa waktu lalu - ist/jogjakota.go.id
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Operasi pasar gula pasir dan minyak goreng digelar di Pasar Argosari, Wonosari, Kamis (10/7/2025). Kegiatan ini sebagai salah menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga jual di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Ris Heryani mengatakan, operasi pasar terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY. Adapun komoditas yang disediakan terdiri dari gula pasir seberat 5,5 ton dan minyak goreng seberat 4,5 ton.
“Jadi ditotal ada 10 ton minyak dan gulan yang digunakan untuk operasi pasar di Pasar Argosari,” kata Ris kepada wartawan, Kamis siang.
Dia menjelaskan, digelarnya operasi pasar ini sebagai upaya menekan laju inflasi. Di sisi lain, juga untuk menyetabilkan harga kedua komoditas di pasaran.
Di harga normal, kata dia, minyak goreng merek Minyakita dipasarkan Rp17.000 per liter, tapi lewat operasi pasar dipatok seharga Rp15.000 per liter. Hal yang sama juga terjadi pada gula pasir yang dipatok seharga Rp16.500 per kilogram, tapi saat operasi pasar dihargai Rp15.000 per kilogram.
“Sasaran operasi adalah para pedagang di Pasar Argosari. Total ada 30 pedagang yang mendapatkan pasokan untuk kemudian dijual ke Masyarakat,” katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, adanya operasi pasar diharapkan dapat menjaga stabilitas harga kedua komoditas di pasaran. Oleh karena itu, setiap pedagang yang mendapatkan jatah dibatasi pembelian sebanyak 1,5 kuintal gula pasir dan minyak sebanyak 12 karton minyak goreng.
“Nanti bisa dijual lagi ke Masyarakat dengan harga jual sesuai dengan kesepakatan,” katanya.
Menurut dia, kebijakan operasi pasar juga sebagai upaya menekan laju inflasi di Kabupaten Gunungkidul dikarenakan harga kedua komoditas yang merangkak naik. “Kita terus berupaya untuk menjaga kestabilan serta terus memantau stok kebutuhan pokok di pasaran. Dengan adanya stok yang banyak, maka diharapkan harga komoditas bisa lebih stabil,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.