Gunungkidul Siapkan 4 Hektare untuk Bangun TPST Wukirsari
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.
Bayi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Warga Padukuhan Kemejing I, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Gunungkidul, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan di pekarangan rumah warga, Senin (3/8/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan masih berlumuran darah dengan tali pusar dan ari-ari yang masih menempel.
Kasus penemuan bayi itu kini ditangani Polsek Semin yang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang meninggalkan bayi tersebut.
Tangisan Bayi Terdengar Sejak Pagi
Lurah Kemejing, Sugiyarto, mengatakan penemuan bayi berawal ketika seorang warga bernama Sutinem mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 05.30 WIB.
Karena penasaran, Sutinem mencari sumber suara hingga menemukan seorang bayi yang diletakkan di bawah rumpun bambu di dalam sebuah tas.
"Posisi bayi dimasukan dalam tas dan diletakan di bawah pohon bambu. Dilihat dari kondisinya, kemungkinan bayi yang dibuang baru dilahirkan," kata Sugiyarto, Senin (3/8/2026).
Saat ditemukan, kondisi bayi masih berlumuran darah dan ari-arinya masih menempel sehingga diduga baru saja dilahirkan sebelum ditinggalkan di lokasi tersebut.
Warga Sempat Mendengar Ketukan Jendela
Sugiyarto mengungkapkan, sebelum bayi ditemukan, anak dari saksi sempat mendengar suara ketukan di pintu jendela rumah sekitar pukul 02.00 WIB.
Anak tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada ibunya karena merasa takut. Beberapa jam kemudian, warga justru mendengar suara tangisan bayi yang akhirnya mengarah pada penemuan tersebut.
"Sudah dilaporkan ke ibunya karena merasa takut hingga akhirnya beberapa jam kemudian mendengar suara tangisan bayi," katanya.
Bayi Dirawat di Puskesmas Semin 1
Setelah ditemukan, warga melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Semin. Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Semin 1 untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Menurut Sugiyarto, meskipun tali pusar bayi masih menempel, kondisinya dalam keadaan sehat.
"Meski tali ari-arinya masih ada, kondisi bayi sehat. Tapi, untuk memastikan juga sudah dibawa ke Puskesmas Semin," ungkapnya.
Ia menambahkan, penanganan lebih lanjut sepenuhnya diserahkan kepada aparat kepolisian. Meski demikian, dari informasi yang diterimanya, sudah ada sejumlah warga yang menyatakan berminat merawat bayi tersebut.
"Semuanya diserahkan ke pihak yang berwajib karena bukan menjadi kewenangan kami," katanya.
Polisi Periksa Saksi dan Selidiki Pelaku
Kapolsek Semin, AKP Wasdiyanto, membenarkan adanya penemuan bayi di Padukuhan Kemejing I. Setelah menerima laporan, personel kepolisian langsung diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan.
"Bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dan dalam keaadaan sehat," kata Wasdiyanto.
Menurutnya, penyelidikan masih terus dilakukan dengan meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kronologi penemuan bayi tersebut.
"Masih terus diselidiki. Mohon doanya agar pelaku bisa segera ditemukan," kata dia.
Wasdiyanto menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas Semin 1 terkait kondisi bayi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi dipastikan dalam kondisi baik meskipun saat ditemukan tali pusarnya masih menempel.
"Bayi masih dititipkan di puskesmas. Sedangkan, kami fokus untuk mencari pelaku pembuangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.
Gunung Semeru mengalami lima kali erupsi pada Senin pagi dengan tinggi letusan hingga 700 meter. Status gunung masih Level III atau Siaga.
Donald Trump menyebut perundingan AS dan Iran dimulai Senin. Pembahasan mencakup Selat Hormuz dan program nuklir Teheran.
AS dan Jepang berkolaborasi mengintervensi pasar valuta asing untuk menghentikan pelemahan yen yang sempat menyentuh level terendah dalam 40 tahun.
Sebanyak 23 calon hakim agung dan ad hoc MA mengikuti wawancara tahap akhir seleksi KY pada 3-7 Agustus 2026.
Transformasi BUMN di Bawah Danantara Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026