Jaga Kualitas Ikan, Pabrik Es Dibangun di Pantai Baron Gunungkidul
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Ilustrasi pelatihan anggar/ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai menyiapkan atlet berprestasi untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) yang akan digelar di Kabupaten Kulonprogo tahun depan. Persiapan tersebut ditandai dengan peluncuran program Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab) oleh Bupati Gunungkidul.
Puslatkab mulai digelar sejak tahun ini sebagai bagian dari pemusatan latihan atlet menjelang ajang olahraga tingkat DIY tersebut. Program itu dilaksanakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta NPC untuk menangani atlet paralimpik.
“Pustalkab digelar sejak tahun ini untuk persiapan ajang olahraga di tingkat DIY yang digelar di Kulonprogo tahun depan,” kata Mbak Endah, sapaan akrabnya di sela-sela peringatan Hari Olaharaga Nasional yang digelar di Alun-Alun Wonosari, Rabu (9/9/2026).
Kemampuan Atlet Terus Diasah
Mbak Endah berharap pemusatan latihan melalui Puslatkab dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan para atlet Gunungkidul. Dengan persiapan tersebut, para atlet diharapkan mampu mengharumkan nama kabupaten dalam ajang olahraga dua tahunan di Bumi Mataram.
“Saya merasa banggan melihat semangat para atlet dan pelatih yang tetap gigih mencetak prestasi emas di tengah berbagai keterbatasan. Mudah-mudahan dengan diluncurkannya puslatkab maka prestasi yang diraih dapat terus ditingkatkan,” ungkap Bupati.
Menurut Endah, pembinaan olahraga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi. Olahraga juga dipandang sebagai investasi besar dalam mendukung pembangunan manusia Gunungkidul secara utuh.
Pemkab Diminta Sediakan Fasilitas Inklusif
Endah mengatakan aktivitas olahraga dapat menempa disiplin, membangun karakter yang tangguh, menumbuhkan sikap sportif, sekaligus memperkuat daya juang yang pantang menyerah.
Karena itu, Pemkab Gunungkidul juga mendorong penyediaan ruang publik dan fasilitas olahraga yang dapat digunakan seluruh lapisan masyarakat.
“Sebagai langkah nyata, maka saya menginstruksikan ke seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat kelurahan untuk menyediakan ruang publik dan fasilitas olahraga yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Pergatsi Gunungkidul Siap Sumbang Prestasi
Dukungan terhadap pelaksanaan Puslatkab juga disampaikan Ketua Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Gunungkidul, Rismiyadi. Dia mendukung penuh program tersebut sebagai persiapan menyambut Porda Kulonprogo tahun depan.
Menurut Rismiyadi, pemusatan latihan menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan atlet agar mampu meraih prestasi maksimal ketika kompetisi berlangsung.
“Kami siap berpartisipasi untuk menyumbangkan prestasi lewat olahraga gateball,” katanya.
Meski demikian, Rismiyadi belum dapat memastikan target yang akan dicapai dalam program tersebut. Menurut dia, target baru akan ditentukan setelah adanya rapat koordinasi tingkat kabupaten.
“Masih menunggu, tapi kami siap untuk ikut berperan guna mengharumkan nama Gunungkidul,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.