Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak 38 orang sukarelawan demokrasi yang dibentuk KPU Kulonprogo akan dilatih pada Senin (14/10/2024). Pelatihan itu jadi bekal para sukarelawan mengawal Pilkada 2024.
Puluhan orang itu mewakili berbagai kelompok masyarakat. Ketua KPU Kulonprogo, Budi Priyana menjelaskan sebagian besar dari para sukarelawan tersebut juga dari kelompok marjinal seperti difabel, perempuan, dan tokoh berbagai agama di Bumi Binangun.
Tujuan pembentukan sukareelawan demokrasi oleh KPU Kulonprogo, jelas Budi, untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024. "Terutama jadi garda untuk mengedukasi masyarakat agar jadi pemilih cerdas yang tak mudah teriming-imingi money politic," paparnya.
Partisipasi berbagai kelompok pada sukarelawan demokrasi, lanjut Budi, diharapkan dapat menembus berbagai komunitas masyarakat yang beragam di Kulonprogo. "Kalau yang memberikan edukasi dari kelompok sendiri, kami pikir akan lebih mudah dan diterima dengan baik sehingga kami bikin serepresentatif mungkin perwakilan sukarelawan demokrasi ini," jelasnya.
Salah satu tugas pokok sukarelawan demokrasi, sambung Budi, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengenali visi-misi pasangan calon Pilkada Kulonprogo. "Dari visi-misi sampai program yang ditawarkan itu diharapkan dapat dimengerti masyarakat sehingga jadi landasan untuk menjatuhkan pilihan," terangnya.
Sementara Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Kulonprogo, Aris Zurkhasanah menyebut relawan demokrasi ini diharapkan meningkatkan jumlah pemilih dalam Pilkada. Selain itu mengajak masyarakat berpartisipasi lebih banyak dalam pesta demokrasi ini.
Partisipasi masyarakat itu, menurut Aris, dapat dalam bentuk yang beragam. "Partisipasinya dari mengenali calon Pilkada dengan lebih baik, sampai mengawasi jalannya Pilkada agar kualitasnya makin meningkat," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.