Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Daya Beli Dinilai Masih Kuat
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Ilustrasi cuaca panas./ Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Warga Bantul diminta untuk menjaga asupan air alias minum untuk mewaspadai dehidrasi atau kondisi kekurangan cairan tubuh, serta masalah kesehatan lainnya, pada musim pancaroba dengan cuaca yang panas saat ini.
Imbauan ini dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. "Dengan cuaca seperti ini, yang cukup panas yang tentunya dapat berpengaruh ke kondisi fisik masyarakat, yang kita khawatirkan terjadinya dehidrasi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Tri Widiyantara, di Bantul, Selasa (15/10/2024).
Selain dehidrasi atau kekurangan cairan akibat tubuh, kata dia, masyarakat juga diimbau waspadai terhadap sengatan panas matahari ke kulit tubuh, yang tentunya bisa menjadi permasalahan sendiri bagi mereka yang sensitif terhadap paparan sinar matahari.
"Saya harapkan masyarakat juga lebih berhati-hati, jangan terlalu banyak berada di luar rumah, di tempat terbuka dan berpotensi terkena sengatan panas matahari," katanya.
BACA JUGA: 7 SD dan 2 TK di Sleman Jadi Percontohan Makan Bergizi Gratis
Dia juga mengimbau masyarakat yang rutin menjalani aktivitas di luar ruangan atau kegiatan fisik lainnya sebanyak mungkin mengonsumsi air putih untuk menjaga cairan tubuh.
"Kemudian minum air jus buah, makan buah buahan dan lain sebagainya untuk memenuhi cairan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi," katanya.
Dia juga mengatakan, secara umum kasus kasus atau masalah kesehatan yang diperiksakan ke fasilitas kesehatan selama musim panas pada peralihan musim ini tidak ada peningkatan signifikan, namun masyarakat tetap diimbau berhati-hati.
"Kalau dulu kami sarankan minum air delapan gelas atau dua liter per hari, mungkin dengan kondisi seperti ini, masyarakat bisa lebih banyak lagi minum air putih biar tidak sakit, karena memang panas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa