Konvensi Humas Indonesia 2026 Soroti Kepercayaan di Era AI
Konvensi Humas Indonesia 2026 di Solo membahas pentingnya kepercayaan publik, peran strategis humas, dan tantangan disinformasi di era AI.
Ilustrasi cuaca panas./ Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Warga Bantul diminta untuk menjaga asupan air alias minum untuk mewaspadai dehidrasi atau kondisi kekurangan cairan tubuh, serta masalah kesehatan lainnya, pada musim pancaroba dengan cuaca yang panas saat ini.
Imbauan ini dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. "Dengan cuaca seperti ini, yang cukup panas yang tentunya dapat berpengaruh ke kondisi fisik masyarakat, yang kita khawatirkan terjadinya dehidrasi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Tri Widiyantara, di Bantul, Selasa (15/10/2024).
Selain dehidrasi atau kekurangan cairan akibat tubuh, kata dia, masyarakat juga diimbau waspadai terhadap sengatan panas matahari ke kulit tubuh, yang tentunya bisa menjadi permasalahan sendiri bagi mereka yang sensitif terhadap paparan sinar matahari.
"Saya harapkan masyarakat juga lebih berhati-hati, jangan terlalu banyak berada di luar rumah, di tempat terbuka dan berpotensi terkena sengatan panas matahari," katanya.
BACA JUGA: 7 SD dan 2 TK di Sleman Jadi Percontohan Makan Bergizi Gratis
Dia juga mengimbau masyarakat yang rutin menjalani aktivitas di luar ruangan atau kegiatan fisik lainnya sebanyak mungkin mengonsumsi air putih untuk menjaga cairan tubuh.
"Kemudian minum air jus buah, makan buah buahan dan lain sebagainya untuk memenuhi cairan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi," katanya.
Dia juga mengatakan, secara umum kasus kasus atau masalah kesehatan yang diperiksakan ke fasilitas kesehatan selama musim panas pada peralihan musim ini tidak ada peningkatan signifikan, namun masyarakat tetap diimbau berhati-hati.
"Kalau dulu kami sarankan minum air delapan gelas atau dua liter per hari, mungkin dengan kondisi seperti ini, masyarakat bisa lebih banyak lagi minum air putih biar tidak sakit, karena memang panas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Konvensi Humas Indonesia 2026 di Solo membahas pentingnya kepercayaan publik, peran strategis humas, dan tantangan disinformasi di era AI.
KH Syukron Ma’mun, pendiri Ponpes Daarul Rahman, wafat di Jakarta Selatan setelah menjalani perawatan akibat gangguan jantung.
Dua remaja tewas di jurang Plaosan-Poncol, Magetan. Polisi menduga kecelakaan tunggal setelah motor menabrak pohon jati.
Sri Sultan menunggu keputusan pusat soal wacana gaji PNS lewat Kopdes Merah Putih. DPRD DIY mengingatkan risiko keamanan data.
Kabut asap karhutla menyebabkan 14 penerbangan internasional rute Singapura-Pontianak dan Singapura-Palembang dibatalkan demi keselamatan.
Pemkab Aceh Barat menyiapkan 10.000 masker untuk mengantisipasi kabut asap kiriman. Aktivitas masyarakat dan sekolah masih normal.