Jalan Mulus Permudah Aktivitas Ekonomi Warga Bantul
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Calon Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya (kanan). - ist
SLEMAN–Calon Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya, menyampaikan visi besarnya untuk merevitalisasi Stadion Tridadi jika terpilih pada Pilkada 2024 mendatang.
Dalam pandangannya, Stadion Tridadi akan menjadi pusat pembinaan olahraga yang tidak hanya berfokus pada sepak bola, tetapi juga menjadi tempat berkembangnya berbagai cabang olahraga di Sleman.
"Salah satu impian yang ingin saya wujudkan jika dipercaya memimpin Sleman adalah merevitalisasi Stadion Tridadi. Kami ingin stadion ini menjadi pusat pembinaan olahraga yang membanggakan bagi masyarakat Sleman," kata Harda Kiswaya, Minggu (20/10/2024).
Harda, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Sleman, menjelaskan bahwa revitalisasi ini akan dilakukan secara menyeluruh.
Tidak hanya berfokus pada perbaikan lapangan sepak bola, tetapi juga pada peningkatan fasilitas olahraga lainnya yang ada di stadion tersebut.
"Revitalisasi ini tidak hanya akan menyentuh kualitas rumput lapangan sepak bola. Kami juga akan meningkatkan lintasan atletik di Stadion Tridadi agar lebih modern dan sesuai dengan standar kompetisi," kata Harda.
BACA JUGA: Hujan Lebat, Bus Pariwisata Tertimpa Pohon di Tanjungsari Gunungkidul
Ia meyakini bahwa fasilitas olahraga yang berkualitas akan mendorong prestasi atlet-atlet Sleman, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Cita-cita tersebut, menurut Harda, didorong oleh rasa keprihatinan melihat kondisi fasilitas olahraga di Sleman yang belum memadai.
Sebagai sosok yang peduli pada perkembangan olahraga, ia mencatat bahwa prestasi atlet-atlet Sleman, terutama di cabang atletik, sangat membanggakan. Namun, sayangnya, mereka belum memiliki lintasan atletik yang layak untuk menunjang latihan.
"Prestasi atlet-atlet Sleman di cabang atletik sangat luar biasa. Mereka adalah yang terbaik di DIY, namun hingga kini Sleman belum memiliki fasilitas yang memadai. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa revitalisasi Stadion Tridadi sangat penting," kata Harda.
Harda juga menegaskan bahwa Stadion Tridadi memiliki potensi besar untuk menjadi stadion multiguna, yang dapat dimanfaatkan untuk pembinaan berbagai cabang olahraga lainnya.
"Stadion ini harus kami jadikan pusat kegiatan olahraga yang mendukung perkembangan olahraga di Sleman secara keseluruhan," katanya.
Sebagai informasi, Stadion Tridadi diresmikan oleh Sultan Hamengkubuwono X, yang saat itu menjabat sebagai Ketua KONI DIY, pada 5 Februari 1995.
Stadion yang dulunya menjadi kebanggaan masyarakat Sleman kini sedikit terlupakan setelah tim sepak bola PSS Sleman berpindah markas ke Stadion Maguwoharjo.
Melalui revitalisasi ini, Harda Kiswaya berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan Stadion Tridadi sebagai pusat olahraga Sleman. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Peretas TA419 menyamar sebagai pakar AI AS untuk mencuri kredensial. Targetnya ahli kebijakan AI di AS dan Jepang.
Jepang memperketat syarat permanent resident bagi warga asing. Pendapatan, pensiun, bahasa Jepang hingga kepatuhan kini diperiksa.
Daftar terbaru Kabinet Merah Putih usai reshuffle 1 Oktober 2026, termasuk menteri, wamen, menko, Kapolri, dan pejabat baru.
Media Malaysia menyoroti tambahan waktu Indonesia vs Bangladesh yang berujung dua gol penentu dan membawa Garuda ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Hasil FP1 Moto3 Jepang 2026: Ryusei Yamanaka tercepat, sedangkan Veda Ega Pratama finis di posisi ke-16.