BGN Catat Siswa Belajar dalam Kondisi Lapar Turun Jadi 16 Persen
BGN mencatat siswa yang belajar dalam kondisi lapar turun menjadi 16% berkat MBG. Program ini menjangkau 57 juta penerima hingga September 2026.
Menu makan siang gratis - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kabupaten Bantul disiapkan untuk bisa menyuplai pangan menyokong Program Makan Bergizi Gratis yang ditetapkan Pemerintah Pusat. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul menyebut gapoktan yang disiapkan ada di setiap kelurahan.
"Dengan adanya program pangan dan gizi itu kami mempersilakan semua gapoktan untuk mencari siapa yang akan memasak, biar gapoktan yang mengisi bahan baku," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo di Bantul, Minggu (28/10/2024).
Terlebih, katanya, gapoktan-gapoktan di Bantul selama ini memproduksi hasil panen berlebih, misalnya gapoktan dari Bantul beberapa waktu lalu yang telah memasok beras kualitas premium untuk kebutuhan pangan di Pasar Beringharjo Jogja.
"Saya mempersilakan gapoktan, kalau siap ya monggo, seperti Gapoktan Srihardono Pundong yang telah memproduksi beras organik itu silakan mencari 'link-link' atau jaringan yang mungkin bisa menyuplai bahan pangan," katanya.
BACA JUGA: Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik di Kota Jogja pada Senin 28 Oktober 2024
Joko mengatakan, di Kabupaten Bantul yang mempunyai 75 kelurahan masing-masing telah terdapat gapoktan yang terdiri atas beberapa kelompok tani, kemudian juga ada kelompok wanita tani (KWT) yang produksinya tidak hanya beras, namun juga sayuran, dan bahan pangan lain.
"Dengan begitu, harapan kami mereka bisa mendapatkan harga jual yang bagus, termasuk KWT yang mempunyai produk sayuran, atau peternak yang mempunyai produk telur, daging silakan, kami akan bantu mencarikan link untuk pasarnya," katanya.
Dia mengatakan, dalam menentukan gapoktan maupun produsen bahan baku yang menjadi pemasok pangan tidak ada seleksi, namun yang terpenting ada kerja sama dengan pihak ketiga yang menjadi pengolah bahan pangan menjadi pangan bergizi.
"Yang penting ada kerja sama, otomatis ada kesepakatan, namun bentuknya bagaimana dan kesepakatan seperti apa, kami tidak ikut cawe-cawe, namun tentu saja kami membantu mencarikan 'link' untuk pasar," katanya.
Dia mengatakan, terlebih Pemkab Bantul dengan Pemkot Jogja telah bekerja sama, yang fokus utamanya dalam mengelola perekonomian, dan telah diwujudkan dalam suplai beras Gapoktan Bantul ke pasar yang ada di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN mencatat siswa yang belajar dalam kondisi lapar turun menjadi 16% berkat MBG. Program ini menjangkau 57 juta penerima hingga September 2026.
UNESA menjuarai Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah mengalahkan UM 2-0. Kompetisi berlanjut ke Yogyakarta pada 20-27 Oktober.
PSIM Jogja menelan lima kekalahan beruntun dan terpuruk di zona degradasi. Guntur Cahyo Utomo meminta tim segera bangkit di laga berikutnya.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Rabu, 21 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.
Sebanyak 1.600 pelajar dari 58 sekolah mengikuti Kemah Kebangsaan BP2M di Cibubur. BNPT mengajak generasi muda merawat keberagaman.
Shin Tae-yong optimistis Persija Jakarta memutus rekor buruk melawan Arema FC saat bertemu di Stadion Patriot, Rabu (21/10/2026).