Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sejumlah pelaku wisata hingga pedagang kecil tergabung dalam Paguyuban Wong Cilik menaruh harapan terhadap periode pemerintahan ke depan di wilayah Sleman. Pengembangan fasilitasi destinasi wisata hingga peningkatan fasilitas pasar tradisional menjadi harapa tersendiri bagi masyarakat. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pelaku wisata hingga pedagang kecil tergabung dalam Paguyuban Wong Cilik menaruh harapan terhadap periode pemerintahan ke depan di wilayah Sleman. Pengembangan fasilitasi destinasi wisata hingga peningkatan fasilitas pasar tradisional menjadi harapa tersendiri bagi masyarakat.
Driver Jip Lava Tour Merapi Waluyo menuturkan berharap ada kemudahan mendapatkan BBM untuk kelancaran aktivitas operasional Jip Merapi. Mengingat akhir-akhir ini harus mengantre untuk memperoleh BBM. Perhatian terhadap pengembangan pariwisata sebenarnya sudah berjalan, akan tetapi ke depan perlu ditingkatkan khususnya untuk penambahan fasilitas.
"Misalnya lapangan parkir ini ke depan juga perlu menjadi perhatian. Karena wisatawan yang datang itu dari berbagai daerah, kalau fasilitasnya untuk wisatawan itu ditambah tentu akan semakin nyaman," katanya.
Selain itu ia berharap ada program khusus untuk mengantisipasi masa sepi wisatawan seperti terjadi di Bulan Oktober hingga November. Perlu ada agenda tertentu yang bisa mendatangkan wisatawan sehingga tidak sepi. "Untuk bulan-bulan ini sekarang memang sepi, nanti kalau sudah Desember naik lagi," ujarnya.
Salah satu Pedagang Angkringan Asal Pendowoharjo Esti Wulandari mengungkapkan harapan yang sama terkait kesejahteraan ke depan. Sebagai pedagang, tentu ia sangat berharap mendapatkan bahan baku yang murah namun hasil produk makanannya bisa laku terjual. Namun kenyataan berbeda seringkali ia hadapi, harga bahan baku makanan seringkali naik.
"Di sisi lain ketika harga bahan baku naik, saya tidak memungkinkan menaikkan harga makanan, sehingga keuntungannya sangat mepet," ujarnya.
Adapun salah satu pedagang Pasar Pakem Subardi menyampaikan harapan terkait upaya penataan pasar agar lebih nyaman, namun tetap mempertahankan kondisi pengunjungnya yang tetap ramai. "Kalau saya sih, bagaimana agar pasar tradisional ini tetap ramai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.