Ubed Jadi Penentu, Indonesia Kalahkan China 3-2 dan Raih Emas Asian Games 2026
Moh Zaki Ubaidillah mengalahkan Weng Hongyang 23-21, 21-13. Indonesia comeback 3-2 atas China dan meraih emas beregu putra Asian Games 2026.
Petugas menjajal mesin pengolah sampah di TPST Tamanmartani, Sleman. - ist/DPRD Sleman
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul menargetkan TPST Modalan mulai beroperasi mengelola sampah pada awal November 2024. Hal ini menyusul telah diserahterimakannya TPST Modalan dari Kementerian PUPR ke Pemkab Bantul.
"Paling lama ya, 10 November 2024. Karena kemarin kan memang sudah ada serah terima dari kementerian dan kebetulan saya yang tanda tangan. Sebelum dioperasionalkan, saat ini sedang diuji fungsi peralatan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, Kamis (31/10/2024).
BACA JUGA: Akhirnya Tumpukan Sampah di Plumbon, Banguntapan Dibersihkan
Bambang berharap dengan pengoperasionalan TPST yang dibangun dengan anggaran Rp17 miliar dari APBN dengan teknologi insenerator dan kemampuan 50 ton per hari tersebut bisa mampu mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Bantul. Sebab, TPST ini mampu sampah organik dan non-organik dari 27.000 rumah tangga di Kabupaten Bantul.
Selain itu, DLH juga terus memaksimalkan keberadaan dari ITF Niten, sejumlah TPS3R dan TPST Dingkikan untuk mengatasi persoalan sampah di Bumi Projotamansari.
"Khusus untuk TPST Dingkikan, kami akan ada penambahan alat. Penambahan alat ini penting agar pengolahan sampah di sana lebih optimal dan tidak menimbulkan bau," jelas.
Maksimalkan Dana Belanja Tidak Terduga
Penambahan alat tersebut, kata Bambang akan dilakukan dalam waktu dekat, menyusul telah adanya Keputusan Bupati Bantul No.515 tahun 2024 tentang Pemberian Izin Penggunaan Dana Belanja Tidak Terduga sebesar Rp2,4 miliar untuk penanganan sampah di bulan Oktober sampai Desember 2024.
"Nanti tidak hanya alat pengering, kami juga akan menambah daya listrik disana, supaya mencukupi untuk mengoperasikan seluruh modul atau hanggar yang akan digunakan disana," jelasnya.
Selain itu, dana sebesar Rp2,4 miliar tersebut juga akan digunakan untuk membangun Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Gadingsari. TPSS tersebut dibutuhkan, mengingat tidak semua sampah bisa ditangani di TPST Dingkikan, ITF Bawuran, TPST Modalan dan sejumlah TPS3R yang ada di Bumi Projotamansari.
"Sekarang tinggal penambahan sosialisasi ke warga dan menyiapkan situasi lingkungannya. Karena kami kan sudah tidak mungkin membuang sampah di TPA Piyungan, karena sudah tidak ada kuota," ungkap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Moh Zaki Ubaidillah mengalahkan Weng Hongyang 23-21, 21-13. Indonesia comeback 3-2 atas China dan meraih emas beregu putra Asian Games 2026.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.