1.250 Pendaftar, 500 Mahasiswa Lolos Beasiswa Sleman Pintar, Ini Pesan Danang
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Pelaku begal mobil, OSF, sedang dibawa petugas kepolisian Polres Gunungkidul menuju sel tahanan di Mapolres Gunungkidul, Senin, (4/11/2024)./ Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang pengemudi taksi online bernama Suroyo, warga Pengkol, Nglipar, Kabupaten Gunungkidul menjadi korban pembegalan di Kalurahan Ngunut, Playen, Gunungkidul, Minggu, (3/11/2024).
Kapolres Gunungkidul, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ary Murtini mengatakan pelaku berinisial OSF, 23, warga Semarang berpura-pura menjadi penumpang. Titik pemesanan taksi online tersebut berada di depan GKJ Wonosari dengan tujuan depan Balai Desa Ngunut, Playen.
OSF ketika sampai di lokasi kejadian tiba-tiba menyayat korban di bagian leher bawah dagu menggunakan cutter dan meminta korban keluar dari mobilnya.
"Pelaku pakai cutter. Luka tidak sampai dalam. Korban dalam keadaan sadar dan minta tolong ke warga. Di bawa ke RS Nurrohmah dalam kondisi sadar, dia dapat 20 jahitan," kata Ary ditemui di Mapolres Gunungkidul, Senin, (4/11).
Ary menambahkan di hari yang sama pukul 20.30 WIB, anggota jaga Polsek Playen mendapat informasi dari perawat RS Nurrohmah bahwa ada pasien mendapat luka sayatan di bagian leher. Polsek Playen lantas mendatangi korban dan melakukan interogasi.
Dari situ, Polres Gunungkidul berkoordinasi dengan Polres Sukoharjo dan mendapat informasi bahwa ada seseorang yang akan menggadaikan mobil Avanza di Kartosuro, Sukoharjo.
BACA JUGA: Bawa Lima Penumpang, Toyota Hiace Tabrak Pagar Rumah Warga di Wonosari
Mengetahui hal tersebut, tim gabungan Resmob dan anggota Unit Reskrim Playen berangkat ke lokasi sesuai informasi dari Polres Sukoharjo.
Mobil sebagaimana dicirikan di Playen berada di depan ruko Jalan Adi Sumarmo. Pelaku sedang menunggu orang yang akan menerima gadai. Pelaku berhasil ditangkap pada Senin, (4/11) pukul 03.00 WIB.
"Hasil dari penjualan mobil nantinya akan pelaku gunakan untuk mengambil sepeda motor selingkuhannya yang dia gadaikan, karena OSF kalah judi online," katanya.
Atas tindakan yang OSF lakukan, dia dikenakan Pasal 365 Ayat (2) ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama dua belas tahun penjara.
OSF mengaku telah menjadi pemain judi online sejak dua tahun lalu, namun selalu kalah.
Dia juga telah memiliki istri sah di Semarang dan pacar yang tengah hamil di Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul.
"Mobil itu saya gadai, nanti uang hasil gadai saya pakai nebus motor pacar saya. Sisanya saya pakai judi lagi," kata OSF.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
Laba KB Bank menyusut 95,12% menjadi Rp19,02 miliar pada semester I/2026, meski pendapatan bunga bersih tumbuh 36,57%.
Nelayan Pati Haryanto ditemukan meninggal di Pantai Dukuh Widengan setelah empat hari hilang saat berusaha menolong rekannya yang tenggelam.
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel untuk menangani karhutla. Hotspot terdeteksi 1.323 titik hingga 19 September 2026.
Pedagang Pasar Rakyat Bantul Kota menyebut kunjungan pembeli turun hingga 50% setelah MBG berjalan dan berdampak pada penjualan makanan.
Populasi lansia Jepang mencapai rekor 29,6 persen atau 36,24 juta jiwa, tertinggi di antara negara berpenduduk lebih dari 40 juta.