BEDAH BUKU Pemikiran Gus Dur Tetap Relevan di Tengah Masyarakat
Kegiatan diikuti masyarakat lintas organisasi yang ingin kembali mendalami gagasan Presiden keempat Republik Indonesia (RI) tersebut.
Wakil Rektor III UAJY, Yosef Daryanto saat memberikan sambutan dalam Pembekalan dan Pelatihan Kampus Sadar Lingkungan di Auditorium Kampus II di Gedung Thomas Aquinas, Jalan Babarsari No.44 Sleman. Sabtu (9/11/2024)./David Kurniawan
SLEMAN—Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bersama Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) menggelar program penanaman pohon di di Kalikepek, Giripeni, Kalurahan Wates, Kulonprogo, Sabtu (9/11/2024).
Total ada 175 mahasiwa yang mengikuti dengan menanam pohon sebanyak 500 batang. Program ini merupakan bagian dari komitmen UAJY untuk mendukung pelestarian lingkungan serta upaya nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem lokal.
Sebelum pelaksanaan penanaman dilakukan Pembekalan dan Pelatihan Kampus Sadar Lingkungan di Auditorium Kampus II di Gedung Thomas Aquinas, Jalan Babarsari No.44 Sleman.
Rektor UAJY, Sri Nurhartanto mengatakan bahwa program kampus sadar lingkungan sejalan dengan semangat Laudato Si, sebuah ensiklik dari Paus Fransiskus yang menekankan pentingnya merawat bumi sebagai rumah bersama agar senantiasa lestari.
Hal ini juga sejalan dengan nilai-nilai yang ditekankan di Kampus UAJY untuk merawat ciptaan Tuhan. “Saya menyambut dengan tangan terbuka dan penuh semangat gerakan penanaman pohon ini. Semakin banyak yang ditanam, tentu saja akan semakin baik bagi bumi kita,” kata Nurhartanto.
Menurut dia, program ini tidak hanya melibatkan CSR dari BLDF. Pasalnya, juga mengajak 175 mahasiwa untuk berperan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. “Tidak hanya menanam, tapi mahasiswa juga akan merawat pohon-pohon ini secara berkala,” kata Rektor.
Wakil Rektor III UAJY, Yosef Daryanto mengatakan, program kampus sadar lingkungan ini memasuki tahun kedua. Di tahun pertama, fokus penanaman berada di wilayah Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Adapun kegiatan di 2024 dilaksanakan di Kalurahan Giripeni, Wates dengan menanam sebanyak 500 pohon. Adapun lokasi penanaman berada di lahan milik Yayasan Slamet Rijadi Yogyakarta (YSRY). “Tujuan penanaman agar semakin menghijau dan memberi kesegaran dan buah-buahan yang nanti dapat dimanfaatkan karena juga melibatkan warga sekitar sehingga dapat memberikan nilai manfaat,” kata Yosef.
Dalam kegiatan ini, ratusan bibit pohon seperti mangga, nangka dan sawo, serta berbagai jenis lainnya ditanam di lahan milik UAJY yang berada di Kalikepek. Penanaman pohon ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap penghijauan dan menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut.
Kerja sama antara UAJY dan BLDF ini menjadi bentuk sinergi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup serta untuk mengurangi dampak pemanasan global.
“Penanaman pohon yang kita lakukan hari ini menjadi salah satu caranya. Semoga apa yang kita lakukan hari ini, bisa menjadi langkah awal bagi kita untuk lingkungan yang berkelanjutan,” pesan Jemmy Chayadi, Program Director Bakti Lingkungan Djarum Foundation yang disampaikan oleh Anton Edi Saputro selaku Senior Manager BLDF.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan diikuti masyarakat lintas organisasi yang ingin kembali mendalami gagasan Presiden keempat Republik Indonesia (RI) tersebut.
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.