SD Negeri di Tanjungsari Gunungkidul Dibobol Maling Proyektor Raib
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
Sekda Sleman saat menjadi inspektur upacara dalam peringatah Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional di Lapangan Pemkab Sleman, Senin (11/11/2024). ist/Humas Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekda Sleman, Susmiarto mengajak jajaran pegawai di lingkungan pemkab dan masyarakat untuk senantiasa menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Hal ini disampaikan saat menjadi Inspektur Upcara dalam memeringati Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional ke-60 di Lapangan Pemkab, Senin (11/11/2024).
“Dengan kesehatan yang dimiliki maka dapat beraktivitas dan berkarya dengan lebih optimal. Oleh karena itu, gerakan hidup sehat harus dijalankan olen setiap orang,” katanya.
Menurut dia, dengan hidup sehat, maka dmapaknya tidak hanya dirasakan oleh masing-masing individu. Namun, juga bisa memberikan dampak secara luas di masyarakat.
“Contohnya pada saat pandemi, semua serba terbatas dan masyarakat sangat merasakannya. Tapi, kalau semuanya sehat maka program-program yang dirancang bisa dijalankan, ekonomi tumbuh dan lainnya,” kata pria yang merangkap sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ini.
Menurut dia, di momen upacara ini memiliki dua makna penting. Selain untuk menggelorakan gerakan hidup sehat di masyarakat di hari Kesehatan Nasional, juga sebagai sarana refleksi mengenang jasa pendahulu yang telah berjuang di momen Hari Pahlawan.
BACA JUGA: Pelaksanaan Tunggu Pusat, Bantul Siapkan Rp50 Miliar untuk Program Makan Bergizi Gratis
“Kita semua harus meneladani semangat dari para pahlawan dan tergerak hatinya untuk berkontribusi nyata membangun sesuai dengan potensi dan keahlian yang dimiliki masing-masing,” katanya.
Menurut Susmiarto, seiring dengan perubahan zaman, maka proses perjuangan bangsa senantiasa berbeda. Hal ini terkait dengan perubahan peran dan kondisi strategis Bangsa Indonesia.
“Setiap zaman akan berbeda tantangan, peluang, kekuatannya. Kalau dulu, para pahlawan berusaha untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Tapi, sekarang ini perjuangannya untuk melawan kebodohan, pengentaasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan , memajukan bangsa dengan membangun peradaban yang lebih baik,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, akan terus mengkampanyekan gerakan hidup sehat di Masyarakat. Kesehatan ini menjadi kunci karena Masyarakat bisa beraktivitas dengan baik karena terhindar dari berbagai penyakit.
“Germas bisa dilakukan dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Makan-makanan bergizi serta rajin berolahraga,” katanya.
Menurut dia, dengan kondisi tubuh yang sehat maka kekebalan tubub semakin baik. “Kalau kondisinya vit, maka tidak mudah terserang penyakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.