Mahasiswi Asal Kaltim Rasakan Kemudahan Layanan Aplikasi Mobile JKN
Kemudahan layanan digital BPJS Kesehatan dirasakan oleh Fidela Anindya Indrasari, mahasiswi yang tengah menempuh pendidikan S2 di Yogyak
Cucu Sri Sultan HB X, RM Gustilantika Marrel Suryokusumo bersama Cabup Sleman Harda Kiswaya./ Istimewa - Tim media relawan
SLEMAN - Cucu Sri Sultan HB X, RM Gustilantika Marrel Suryokusumo, menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, dalam kontestasi Pilkada 2024.
Mas Marrel, sapaan akrabnya, mengungkapkan sejumlah alasan di balik keputusannya untuk mendukung pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa. Menurutnya, kandidat nomor 2 ini mampu bekerja dengan baik serta bersedia terjun langsung ke tengah masyarakat untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan yang ada.
"Saat masih menjabat sebagai Sekda dan Wakil Bupati Sleman, keduanya rajin turun ke masyarakat. Apa yang menjadi keinginan rakyat, mereka respons dengan cepat," ungkap Mas Marrel saat menghadiri Deklarasi dan Konsolidasi Relawan Donoharjo untuk pemenangan Harda- Danang, di Padukuhan Donolayan, Donoharjo, Ngaglik, pekan lalu dalam siaran pers, Selasa (12/11/2024).
Ia menambahkan bahwa Sleman membutuhkan pemimpin yang jeli, mengerti permasalahan di masyarakat, dan mau terjun langsung ke lapangan. Mas Marrel juga menyatakan dirinya telah mengenal sepak terjang Harda dan Danang secara pribadi.
BACA JUGA: Masyarakat Sleman Diimbau Selalu Menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
"Saya mengenal Pak Harda dan Mas Danang. Banyak persoalan yang sudah kita selesaikan bersama. Saya mendukung penuh beliau berdua," kata Komandan Tim Pemenangan Pilkada Kota/Kabupaten se-DIY dari Partai Gerindra ini.
Mas Marrel, yang juga menjabat sebagai Kepala Bebadan Pangreksa Loka (Dinas Lingkungan Hidup) Keraton Yogyakarta, menyebut bahwa program-program yang diusung oleh pasangan Harda-Danang sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.
"Mereka memiliki komitmen kuat untuk menyelamatkan daerah tangkapan air di Sleman," tambahnya.
Isu kelestarian sumber daya air memang menjadi perhatian khusus bagi putra GKR Condrokirono ini. Selama bertahun-tahun, pria berusia 30 tahun tersebut telah bergotong-royong bersama warga di lereng Gunung Merapi, yang sebagian besar berada di wilayah Sleman, untuk memulihkan lingkungan sebagai daerah tangkapan air.
"Oleh karena itu, Sleman sangat membutuhkan pemimpin yang pro lingkungan. Ini sudah tidak bisa ditunda lagi," tegasnya.
Mas Marrel juga mengingatkan pentingnya memilih pemimpin yang tidak mengedepankan kepentingan pribadi.
"Kita harus menyejahterakan rakyat, bukan keluarga atau kerabat. Sleman harus bisa menjadi lebih baik," pungkasnya.
Di lain pihak, Harda Kiswaya menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan tersebut.
"Mari berjuang bersama untuk Sleman yang lebih baik, dengan landasan keikhlasan," ujar Harda (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemudahan layanan digital BPJS Kesehatan dirasakan oleh Fidela Anindya Indrasari, mahasiswi yang tengah menempuh pendidikan S2 di Yogyak
Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menilai dampak El Nino semakin besar sehingga diperlukan respons dini berbasis sains dan kolaborasi lintas sektor.
Menkeu Purbaya menawarkan insentif agar Toyota memindahkan basis manufaktur utama dari Thailand ke Indonesia demi memperkuat industri otomotif.
PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) mengajak puluhan anak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, belajar mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat.
DPRD DIY menyetujui Raperda yang melarang perdagangan anjing, kucing, kera, kelelawar, musang, dan HPR lain untuk tujuan pangan.
Kemendikdasmen menyebut perpanjangan pendaftaran TKA 2026 memberi waktu lebih bagi siswa untuk mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi impian.