Mentrans Dorong Hunian Vertikal Tipe 45 di Lokasi Transmigrasi
Mentrans dorong hunian vertikal dan standar rumah tipe 45 di kawasan transmigrasi untuk solusi lahan sempit.
Jogja Kids & Teens Fashion Parade 2024 yang digelar pada Sabtu (16/11/2024) hingga Minggu (17/11/2024) di Sleman City Hall. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 500 anak dari berbagai kota di Indonesia difasilitasi untuk tampil menjadi modeling dalam Jogja Kids & Teens Fashion Parade 2024 yang digelar pada Sabtu (16/11/2024) hingga Minggu (17/11/2024) di Sleman City Hall.
Show Director Jogja Kids & Teens Fashion Parade 2024 Nyudi Dwijo Susilo mengatakan event tersebut merupakan pertama kali digelar. Hasilnya peminatnya sangat tinggi, sedikitnya 500 anak dan remaja ikut menjadi modeling memeragakan berbagai karya desainer.
"500 anak dan remaja itu dari berbagai kota di Indonesia, termasuk dari Aceh dan lain-lain. Mereka sangat antusias karena diberikan panggung. Bahkan ada juga beberapa ada istimewa [anak berkebutuhan khusus] kami sangat mengapresiasi mereka," katanya, Minggu.
Selain itu melibatkan 60 desainer berbagai kota mulai dari Jogja, Rembang, Malang, Nganjuk, Surabaya, Semarang, Bandung, Jember, Magelang, Bali, Klaten, Situbondo, Cilacap, Banyuwangi, Mojokerto, Jakarta hingga Palembang. Adapun karya yang ditampilkan sebagian besar fesyen untuk anak dan remaja.
Nyudi menilai fesyen anak dan remaja sangat potensial untuk dikembangkan. Ada simbiosis mutualisme antara desainer dengan pihak modeling dalam event ini. Karena para desainer bisa mempromosikan karyanya, di sisi lain dunia modeling juga menjadi hidup dan anak mendapatkan panggung untuk ikut berkarya. "Fesyen anak ini sangat prospek ke depan, terbukti peminatnya sangat tinggi," kata pria yang juga Direktur Asmat Pro ini.
Desainer yang tampil sesi ketiga Minggu malam antara lain House of Samja (Jember), Samja Kids & Teen (Jember), R3tte by Tianita (Banyuwangi), Sion X 72 Batik (Klaten), Keiko Aina X Gin Akcyuta (Jogja), Kalsium Kids by Alfredo (Yogya), Color Party Dress by Heru Kerupi (Yogya), Nenz3yo (Malang).
Salah satu desainer asal Banyuwangi Tianita mengungkap event tersebut sangat menarik bagi dirinya karena bisa menampilkan karya fesyen anak. Dalam kesempatan itu ia mengangkat fesyen bercorak seperti bunglon yang menarik perhatian. "Bahan yang kami gunakan juga ramah lingkungan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mentrans dorong hunian vertikal dan standar rumah tipe 45 di kawasan transmigrasi untuk solusi lahan sempit.
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat dan menyebutnya melanggar Piagam PBB serta kesepakatan damai yang baru berlaku pada Juni 2026.
Candi Sojiwan dan Wellness Tourism Umbul Brintik masuk nominasi API Award 2026. Masyarakat diajak memberikan dukungan melalui voting.
Realisasi PBB Bantul 2026 telah mencapai Rp33 miliar. BPKPAD mengoptimalkan pembayaran melalui mobil pajak, Virtual Account, dan QRIS.
Pemilih logo HUT RI Ke-81 mencapai 42.151 orang. Pemerintah mengajak masyarakat terus berpartisipasi hingga polling berakhir.