Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Seorang pria beserta anaknya ditangkap Satreskrim Polresta Jogja lantaran telah menganiaya dengan senjata tajam istri dan pamannya sendiri. Pria tersebut nekat melakukan aksinya karena emosi dan sering cekcok dengan istrinya.
Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Sujarwo, menjelaskan kejadian ini berlangsung pada Sabtu (16/11/2024) pukul 14.00 WIB di rumah keluarganya, di Jalan Serangan, Ngampilan. “Pelaku berinisial AR, 38, buruh harian lepas dan anaknya, HER, 19,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (18/11/2024).
Kejadian ini bermula ketika kedua pelaku mendatangi rumah ibu korban menggunakan motor, yang diketahui di situ ada istri pelaku. Setibanya di rumah itu, pelaku langsung menebas paman dan istri pelaku dengan sebilah golok. “Anak pelaku juga ikut menganiaya,” katanya.
Hal ini mengakibatkan luka bacok di leher dan tangan paman pelaku serta luka bacok di tangan istri pelaku. Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku kabur. “Korban langsung dibawa ke RS PKU Muhammadiyah untuk mendapat pertolongan lebih lanjut,” paparnya.
BACA JUGA: Viral Suami Bacok Istri di Blitar, Pelaku Ditangkap
Ibu korban pun melaporkan kejadian ini ke Polresta Jogja. “Setelah adanya peristiwa tersebut Satreskrim Polresta Jogja melakukan penyelidikan kemudian berhasil menemukan terduga pelaku yang sedang sembunyi di rumah temannya di daerah Triwidadi, Pajangan, Bantul,” kata dia.
Kemudian pelaku dan anak nya beserta barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat sebagai sarana pelaku melancarkan aksinya dibawa ke Satreskrim Polresta Jogja untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 44 ayat 1 UU No. 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 351 KUHP Jo Pasal 55 KUHP atau Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui memang mudah emosi dan sudah sering cekcok dengan korban. “Pelaku AR memiliki karakter emosional dan memang sudah sering sekali cekcok dengan korban atau keluarga,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.