Astra Perkuat Desa Wisata Krebet, Dorong Regenerasi Perajin Batik Kayu
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
Suasana pengenalan aktor dan aktris pemeran dalam film Tepatilah Janji yang diputar dalam acara Gayengan Pilkada yang diselenggarakan KPU DIY di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, Sabtu (23/11/2024) malam./David Kurniawan
SLEMAN—KPU DIY menyelenggarakan acara Gayengan Pilkada dengan menggelar nonton bersama di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, Sabtu (23/11/2024) malam. Film yang diputar berjudul Tepatilah Janji yang dibintangi Ibnu Jamil dan kawan kawan.
Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi mengatakan Gayengan Pilkda yang digelar merupakan sebagai upaya untuk menyosialisasikan Pilkada 2024 yang sebentar lagi melaksanakan pemilihan. Didalam kegiatan ini diputar film karya Garin Nugrohon berjudul Tepatilah Janji. “Kegiatan pemutaran film untuk sosialisasi merupakan yang kedua kalinya. Sebab, saat pemilu juga ada sosialisasi lewat film dengan judul Kejarlah Janji,” kata Shidqi, Sabtu malam.
Dia menjelaskan, dengan film ini diharapkan para generasi muda bisa tertarik dan menyalurkan hak pilihnya dalam coblosan yang berlangsung 27 November 2024. “Diharapkan dengan sosialisasi lewat budaya populer ini, maka generasi muda maupun Masyarakat yang telah memiliki hak pilih tidak golput di Pilkada 2024,” ungkapnya.
Shidqi juga mengajak masyarakat untuk tidak spaneng menghadapi pilkada. Sebagai bentuk dari pesta demokrasi, maka gelaran ini harus disambut dengan riang gembira dan Bahagia untuk memilik para pemimpin demi Indonesia maju dan lebih baik lagi. “Boleh beda pilihan, tapi tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan. Maka dari itu, mari menggunakan hak pilih saat coblosan di 27 November,” katanya.
Aktor dari film Tepatilah Janji, Ibnu Jamil mengatakan film karya Garin Nugroho ini sarat makna karena merepresentasikan kehidupan sehari-hari maupun kondisi politik di suatu masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak Masyarakat untuk tidak skeptis dan mau tahu tentang politik. “Seru dan seru banget karena realita politik direpresentasikan ke dalam film sehingga bisa jadi bahan untuk belajar bersama,” katanya.
Lewat nonton baren ini, Ibnu Jamil juga mengajak masyarakat untuk tidak golput dan tetap menggunakan hak pilihnya pada saat coblosan. Penggunakan hak suara sebagai upaya memilih pemimpin yang terbaik sehingga masyarakat harus ikut berpartisipasi. “Jangan golput karena siapa pun yang terpilih nantinya, maka akan ikut merasakan kebijakan yang dibuat oleh kepala daerah terpilih. Jadi, akan lebih baik menggunakan hak pilihnya guna mendapatkan kepala daerah yang benar-benar terbaik,” katanya.
Meski demikian, dia mengingatkan dalam proses pemilihan bukan semata-mata melihat popularitas maupun ketenaran. Namun, juga melihat dari visi misi yang dimiliki setiap calon. “Semoga pilkada dapat berjalan dengan aman lancar dan damai dan yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan, bukan sekadar ketenaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.