Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Kapolresta Sleman, Kombes Polisi Yuswanto Ardi memastikan gelaran Pilkada Sleman 2024 berjalan dengan lancar, aman dan damai. Meski coblosan sudah berakhir, namum upaya pengamanan terus dilakukan hingga proses pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih.
“Semua aman terkendali dan kondusif. Tidak ada kejadian menonjol dalam gelaran coblosan yang berlangsung di 27 November,” kata Ardi saat dihubungi Kamis (28/11/2024).
Dia menjelaskan, situasi yang kondusif bisa terlihat saat pelaksanaan coblosan maupun proses perhitungan suara berjalan dengan lancar. Hal ini termasuk pelaksanaan di 10 TPS yang dianggap rawan secara sosial, namun kesemuanya tidak terjadi kendala berarti.
Selain itu, saat pemindahan kotak suara hasil pemungutan dari TPS ke masing-masing PPK di setiap kapanewon juga berjalan dengan aman.
“Semua kotak suara sudah di kapanewon pukul 20.00 WIB dan prosesnya juga berjalan lancar,” ungkapnya.
Ardi menambahkan, ada sekitar 1.410 personel dari Polri-TNI dan linmas yang diterjunkan untuk pengamanan. Keberhasilan melaksanaan pilkada dengan lancar juga tidak lepas dari peran Masyarakat sehingga pemilihan dapat berjalan dengan penuh keceriaan, santun dan beradab.
“Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang ikut berperan dalam menjaga kamtibmas sehingga pilkada dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
BACA JUGA: Polda DIY Sebut Pengamanan Pilkada Jadi Prioritas
Meski pemilihan telah usai, namun Ardi memastikan upaya pengamanan masih terus berlangsung. Hal ini dikarenakan tahapan masih berlangsung mulai dari rekapitulasi tingkat kapanewon, kabupaten dan lainnya.
“Pengamanan masih jalan terus karena proses dilakukan hingga pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih,” katanya.
Kabag Ops Polresta Sleman, Kompol Masnoto mengatakan, upaya pengamanan pilkada tidak hanya dilaksanakan di TPS yang menerjunkan personel kepolisian sebanyak 558 petugas. Pasalnya, juga disiagakan serta melakukan patroli keliling sebanyak 328 personel dari Polrestas Sleman dan polsek.
“Kami juga dapat tambahan personel dari Polda DIY sebanyak 60 personel dari Brimob dan Samapta,” ungkapnya.
Dia menambahkan, untuk pengamanan di TPS disesuaikan dengan tingkat kerawanan. Hasil pemetaan yang dilakukan terdapat 16 TPS, yang terdiri dari sepuluh TPS rawan gangguan kamtibmas dan enam rawan bencana alam.
“Untuk sisanya sebanyak 1.711 TPS masih kategori kurang rawan atau biasa dan empat TPS masuk kategori khusus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.