Polresta Sleman Tangkap Pelaku Begal Sadis di Pakem
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Wapres ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) ditemui di UGM pada Kamis (28/11/2024)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Wapres ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) memberikan tanggapannya tentang rencana pemulangan terpidana kasus narkoba, Mary Jane Veloso ke Filipina. Pemulangan ini dianggap mampu menjadi solusi agar Indonesia tak terbebani dengan penahanan warga negara asing.
"Ya ini kan salah satu solusi, supaya kita jangan itu menahan orang di negeri kita, seperti kan beban juga," kata JK ditemui di UGM pada Kamis (28/11/2024).
BACA JUGA : Kejati DIY Ungkap Belum Ada Persiapan Khusus untuk Pemindahan Terpidana Mati Mary Jane
Langkah pemulangan ini lanjut JK juga bisa membuat India meminta apabila ada warga negeranya yang ditahan di negera luar. "Itu juga kita di lain pihak meminta juga, kalau ada orang kita luar negeri yang penting untuk masalah hukum di Indonesia juga kita minta seperti itu. Jadi, kedua belah pihak," katanya.
Soal tepat tidaknya langkah ini, JK hanya beranggapan wacana ini bisa saja ditempuh. "Ya, untuk suatu tepat atau tidak itu terserah para ahli hukum. Tapi kan saya katakan itu biasa saja, bisa saja," ujarnya.
Selain Mary Jane, terpidana Bali Nine juga disebut bakal dipulangkan. Bagi JK hal itu tidak menjadi soal asal para terpidana yang dipulangkan tetap melanjutkan hukumannya di negara asalnya.
"Iya, enggak apa-apa, asal di negerinya tetap dihukum. Kita kan sanksinya, selama di penjara di Indonesia dan penjara Australia kan beda-beda. Bisa saja," tegasnya.
Saat ditanya apakah langkah pemulangan ini akan menguntungkan bagi Indonesia, menurut JK Indonesia jadi tak punya beban lagi karena menahan Mary Jane. "Ya, kita tidak punya beban lagi untuk menahan di Indonesia terlalu lama," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.