HANI 2026: Pelajar DIY Perkuat Komitmen Perangi Narkoba
eklarasi diikuti oleh Satgas Giant SMK Negeri 2 Depok bersama perwakilan Satgas Anti Narkoba dari sejumlah sekolah di DIY.
Dari Kiri ke kanan, Kurnia Novaryanto, Branch Manager Bank Mandiri Wates; Sinom, Distribution Head 5 Bank Mandiri Taspen; Sulman Haditama, Branch Manager Taspen Yogyakarta; Sri Sudaryani, Nasabah Penerima CSR Bedah Rumah; Widi Nugroho, Direktur IT & Digital Bank Mandiri Taspen, Jazil Ambar Was’an, Asisten 1 Kulon Progo; Junaeskam, Branch Manager Asabri, dan Oddi Mersak, Pimpinan Bank Mandiri Taspen KCP Kulonprogo saat peresmian bedah rumah. Ist
KULONPROGO—Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menyelenggarakan bedah rumah warga Padukuhan Slanden, Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo.
Bedah rumah ini dilakukan ke salah satu nasabanya, yakni Sri Sudaryani yang merupakan istri seorang pensiunan ASN (Aparatur Sipil Negara)
Kondisi rumah tersebut sebelumnya semipermanen dan rentan karena terbuat dari kayu yang sudah mulai lapuk. Berkat program CSR Bank Mandiri Taspen kini rumah tersebut dibangun permanen dan layak huni.
Direktur IT & Digital Bank Mandiri Taspen, Widi Nugroho yang meresmikan rumah yang sudah rampung dibangun itu pada Jumat (29/11/2024) menjelaskan program tersebut bentuk komitmennya dalam melayani nasabah serta masyarakat luas agar dapat meningkatkan kesejateraannya.
Widi menjelaskan Bank Mandiri Taspen memberikan banyak layanan kepada pensiunan pegawai. Layanan terhadap pensiunan ini tujuan utamanya memberikan fasilitas penunjang kesejahteran meskipun nasabahnya sudah tidak bekerja.
“Saya tadi ngobrol dengan nasabah yang menerima bedah rumah ini, beliau menyampaikan akan bikin usaha setelah rumahnya jadi lebih layak huni,” ujarnya.
Program CSR bedah rumah dari Bank Mandiri Taspen, jelas Widi, rutin dilakukan setiap tahunnya. “Tahun ini ada di tiga provinsi, yaitu Bengkulu, Mataram, dan Yogyakarta, harapannya nasabah kami yang pensiunan dapat tetap produktif dan sejahtera hidupnya,” kata dia.
Renovasi rumah tersebut memakan waktu sekitar dua bulan dengan biayanya bervariasi, bergantung pada kebutuhan perbaikan. Rumah yang sebelumnya kurang layak kini telah memenuhi standar kelayakan dan memastikan penerima manfaat dapat tinggal dengan aman dan nyaman.
"Proses renovasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga memastikan hunian memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kenyamanan," ujar Widi.
Sementara itu, Sri Sudaryani mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Setelah ditinggal mendiang suami, ia mengaku terus berupaya sendiri mengembangkan hidupnya.
Lewat bantuan rumah permanen layak huni itu, Sri akan bikin usaha produksi geblek dan selondok. “Dengan rumah sebelumnya sulit bikin usaha, sekarang sangat bisa karena lebih tertata dan rapi,” jelasnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
eklarasi diikuti oleh Satgas Giant SMK Negeri 2 Depok bersama perwakilan Satgas Anti Narkoba dari sejumlah sekolah di DIY.
Nilai tukar rupiah diperkirakan masih tertekan pada Rabu 1 Juli 2026 dan berpotensi bergerak di kisaran Rp17.900-Rp17.950 per dolar AS.
Bapas Kelas I Yogyakarta melibatkan 20 klien menjalani pidana kerja sosial di Pasar Cublak, Kulonprogo, sebagai bagian pembinaan berbasis KUHP baru.
Prakiraan cuaca DIY 1 Juli 2026, Sleman dan Kota Jogja berpotensi berkabut. Simak kondisi cuaca di lima kabupaten/kota menurut BMKG.
Kementerian PKP akan meningkatkan program BSPS atau bedah rumah di enam provinsi sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Rabu 1 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.