Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Petugas TPS 07, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih saat proses rekapitulasi suara Pilkada Kulonprogo./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bawaslu Kulonprogo mencatat dalam proses pemungutan hingga rekapitulasi suara di Bumi Binangun tidak ditemukan indikasi pemungutan suara ulang (PSU). Perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) juga belum ditemukan oleh lembaga pengawas Pemilu itu.
Dengan begitu proses Pilkada Kulonprogo sendiri tinggal menunggu rekapitulasi tingkat kabupaten dan sidang pleno yang akan diselenggarakan KPU pada Senin (2/12/2024) besok.
Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kulonprogo, Djoko Dwiyogo menilai selama proses pemungutan hingga rekap tidak ada pelanggaran yang ditemukannya.
Bawaslu Kulonprogo, jelas Djoko, hanya menemukan beberapa kekeliruan pencatatan saat rekap, itu pun bukan kesalahan fatal seperti berkaitan dengan jumlah suara. "Hanya seperti jumlah laki-laki dan perempuan dalam rekap tertukar, itu juga langsung diminta jajaran kami diperbaiki dan langsung diperbaiki juga," kata dia, Minggu (1/12/2024).
Aduan atau laporan ke Bawaslu Kulonprogo terkait dugaan pelanggaran, lanjut Djoko, juga tidak ada. Dia menilai penyelenggaraan Pilkada berjalan lancar dan sesuai aturan.
Djoko menjelaskan pihaknya juga selalu mengawasi setiap tahap dari TPS hingga kapanewon yang proses rekapnya sudah rampung. "Terkait dengan PHPU juga belum kami temukan indikasi, kami berharap tidak ada juga karena semuanya lancar," terangnya.
Indikasi tidak ada PHPU dalam Pilkada Kulonprogo, menurut Dojoko, lantaran para saksi dari tiap paslon menerima hasil rekap suara dari tingkat TPS hingga kapanewon. "Meski begitu kami tetap melakukan pengawasan terus termasuk saat rekap kabupaten dan plenonya," kata dia.
Pengawasan itu terutama menyasar rekomendasi-rekomendasi yang diberikan Bawaslu Kulonprogo saat rekap suara tingkat kapanewon. "Pandangan kelancaran penyelenggaraan Pilkada Kulonprogo tidak hanya datang dari kami tapi lembaga pemantau independen lainnya juga menyatakan begitu," ucap Djoko.
Ketua KPU Kulonprogo, Budi Priyana membenarkan belum ditemukannya indikasi PSU di wilayahnya. Hal itu disimpulkan dari proses rekapitulasi yang berjalan lancar dan saat ini seluruh kapanewon sudah menyerahkan hasilnya.
Budi menjelaskan lancarnya Pilkada Kulonprogo 2024 ini tidak lepas dari peran berbagai pihak yang sudah berpartisipasi seperti kepolisian, Pemkab Kulonprogo, dan masyarakat Bumi Binangun sendiri. "Pleno hasil dan rekapitulasi suara akan kami gelar besok Senin, selanjutnya diumumkan bersama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.