UAJY Tambah Dua Guru Besar Baru di Bidang Hukum dan Transportasi
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta menyerahkan SK Guru Besar kepada dua pengajar Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) yakni Prof.
Pengusaha mitra pengguna jasa Kantor Bea Cukai Yogyakarta menandatangani komitmen anti korupsi, dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, di halaman Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Jumat (6/12/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarah
SLEMAN—Kantor Bea Cukai Yogyakarta menggelar serangkaian kegiatan memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, Jumat (6/12/2024). Pada momentum ini Kantor Bea Cukai Yogyakarta meneguhkan kembali komitmen anti korupsi.
Peringatan ini diawali dengan senam bersama yang melibatkan perusahaan mitra pengguna jasa Kanbtor Bea Cukai Yogyakarta, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen anti korupsi dari beberapa perusahaan mitra, lalu makan bersama, games volley dan diakhiri dengan Jumat Berkah pembagian makanan ke masyarakat di jalan depan Kantor Bea Cukai Yogyakarta.
Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Tedy Himawan, menjelaskan rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2024 dimulai dari Rabu (4/12/2024) dialog dengan stasiun radio di Jogja, Kamis (5/12/2024) apel khusus dan pemberian penghargaan pegawai berintegeritas.
Pada penandatanganan komitmen anti korupsi, ia meminta kepada seluruh perusahaan mitra agar mendukung komitmen anti korupsi Kantor Bea Cukai Yogyakarta. “Pengusaha agar ikut mendukung suasana atau iklim anti korupsi di Bea Cukai Yogyakarta,” ujarnya.
Rangkaian dilanjutkan pada Senin (9/12/2024) dengan penghibahan dua unit kendaraan operasional kepada yayasan dan Selasa (10/12/2024) internalisasi anti korupsi dengan narasumber dari Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM.
Pada momentum ini, Kantor Bea Cukai Yogyakarta tidak sekadar memaknai sebagai peringatan dan seremonial Hari Anti Korupsi Sedunia saja. “Tapi bagaimana kitab isa meneguhkan kembali komitmen dan niat kami sebagai pegawai Bea Cukai dan kepada pengusaha untuk mari menciptakan suasana dan tindakan anti korupsi,” ungkapnya.
Kepada para karyawan Kantor Bea Cukai Yogyakarta ia juga mengimbau agar perilaku anti korupsi ini benar-benar diterapkan termasuk dalam gestur. “Tidak sekadar ucapan yang meminta, tapi gestur aja jangan. Supaya kami bisa meyakinkan para pengguna jasa bahwa kami sungguh-sungguh menegakkan sikap anti korupsi,” paparnya.
Ia juga berharap agar para pengguna jasa Bea Cukai saling kroscek terkait informasi yang didapat. Ia menceritakan namanya pernah dicatut oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk meminta pungutan pada salah satu perusahaan. “Untungnya dikonfirmasi jadi terungkap. Jangan sampai ada info dan isu yang langsung dipercaya,” kata dia.
Ketua Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat Wilayah Yogyakarta, Heru Karyawan, membenarkan jika Bea Cukai saat ini sudah benar-benar berkomitmen anti korupsi. “Sudah terjadi lompatan yang luar biasa [anti korupsi]. Sekarang kalau ada [indikasi korupsi] tinggal lapor ke Pak Tedy,” ungkapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta menyerahkan SK Guru Besar kepada dua pengajar Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) yakni Prof.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.