Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Sumber Air - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Perbaikan sarana maupun peralatan sumur bor di Bantul yang rusak dampak kemarau pada 2024 bakal diprioritaskan diperbaiki pada 2025.
"Untuk sumur bor di Bantul pada tahun 2025 itu anggarannya hanya Rp580 juta yang dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), dan kemarin sudah diputuskan kita prioritaskan hanya untuk perbaikan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (DPMK) Bantul Sri Nuryanti di Bantul, Jumat (7/12/2024).
Menurut dia, anggaran yang dialokasikan pada 2025 tersebut jika untuk membangun sumur bor lengkap dengan peralatan tidak mencukupi, sehingga akan diprioritaskan untuk memperbaiki peralatan yang rusak karena kemarau panjang pada 2024.
"Karena kemarin kemarau panjang itu kan akhirnya alat-alat pada rusak seperti yang ada di wilayah Kelurahan Wonolelo, Pleret, padahal untuk mengairi sekitar 700 sampai 900 rumah, tapi karena alatnya rusak maka sementara ini masih menggunakan alat cadangannya," katanya.
Meski demikian, kata dia, penggunaan peralatan cadangan dalam memfungsikan sumur bor tidak harus segera dicarikan solusi, dengan melakukan perbaikan peralatan utama yang sebelumnya rusak supaya nantinya bisa berfungsi maksimal.
BACA JUGA: Skuad Timnas Indonesia untuk AMEC 2024 Diumumkan, Ini Daftar Pemainnya
"Untuk sementara masih menggunakan serep atau cadangannya, dan nanti di akhir tahun ini karena darurat ya kita berikan anggaran untuk perbaikan. Kalau kemarin yang sudah pasti masuk anggaran 2025 ada tujuh titik untuk perbaikan," katanya.
Dia mengatakan perbaikan sarana dan peralatan sumur bor tersebut, meliputi berbagai pekerjaan, mulai dari pengadaan cadangan, perbaikan perpipaan, karena ada beberapa titik sumur bor yang masih menggunakan pipa kualitas biasa.
"Maka harus diperbaiki, diganti dengan pipa lebih kualitas, karena kalau sudah rusak tidak memungkinkan untuk kesehatan, kalau yang daerahnya berkapur dan sudah bertahun-tahun kan ada keraknya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest