Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Peluncuran Calender of Event di Monumen Serangan Umum 1 Maret oleh Dispar DIY, Jumat (7/12/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY kembali meluncurkan calender of event 2025 di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Sabtu malam (7/12/2024). Ini merupakan upaya Dispar DIY dalam memberikan informasi terkait dengan event yang dilaksanakan di Yogyakarta sejak awal Januari hingga Desember 2025.
Plt Kepala Dispar DIY Aria Nugrahadi menuturkan peluncuran calender of event ini dilakukan dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal wisatawan, hingga belanja wisatawan. Keberadaan calender of event memungkinkan wisatawan melakukan persiapan jauh-jauh hari dan memilih agenda even yang sesuai dengan minatnya.
Aria menyebut calender of event 2025 mengusung tema "Dare to Explore, Thrive on Adventure". Lewat tema ini pihaknya ingin mencoba untuk menghadirkan banyak event sport tourism.
"Calender of event 2025 tidak hanya mengajak wisatawan untuk menjelajahi eksotisme alam dan budaya, tapi mendorong serangkaian penyelenggaraan event terkait dengan experience olahraga," ujar Aria di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Sabtu (7/12/2024).
Aria menambahkan, sport tourism di DIY tidak hanya menawarkan keindahan alam, tapi juga membuka ruang bagi wisatawan untuk merasakan atmosfer sehat, budaya, dan kekayaan alam untuk dapat dinikmati selama wisatawan berkunjung di Yogyakarta.
Dia merinci setidaknya ada 73 event yang akan digelar di Provinsi DIY selama setahun ke depan. Terdiri dari 73 festival, 7 karnaval, 21 lomba atau kontes, 21 event musik, 54 gelaran seni budaya, 17 kali pelaksanaan sport tourism, dan 12 agenda MICE.
Berbagai gelaran event itu ada beberapa yang menjadi event unggulan. Misalnya, pameran temporer Parama Iswari di Kraton Ngayogyakarta pada Januari 2025, kompetisi lari Coast to Coast pada 22-23 Februari 2025, Upacara Melasti pada 23 Maret, Mandiri Jogja Maraton pada Juni 2025, Wayang Jogja Night Carnival, dan berbagai event unggulan lainnya.
"Ada juga bagi penikmat musik jazz, agenda tahunan yang selalu dinantikan yakni Ngayogjazz pada 15 November dan Suara Prambanan di penghujung tahun 2025," imbuhnya.
Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiana mengatakan tahun 2025 sudah dirancang untuk digelar berbagai kegiatan kepariwisataan. Menurutnya, peluncuran calender of event ini menjadikan wisatawan mendapatkan kepastian terkait dengan aktivitas yang bisa mereka lakukan di Yogyakarta.
Tri mengimbau para pelaku pariwisata untuk senantiasa menciptakan keamanan dan keselamatan, terlebih tema besar pada event-event di 2025 menitikberatkan pada sport tourism.
"Harus bisa menjamin keamanan, keselamatan dalam berwisata misalnya dengan sertifikasi pelaku wisata, alat wisata dipastikan lebih baik dan terjamin. Adanya even yang bersifat menantang di Yogyakarta kita tidak ingin Yogyakarta hanya menyajikan alamnya saja, tapi juga budaya yang istimewa," ungkapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.