Megawati Bikin YouTube Hyundai Hillstate Tembus 100 Ribu Subscriber
Megawati Hangestri langsung membawa dampak besar di Hyundai Hillstate. Kanal YouTube klub Korea Selatan itu menembus 100 ribu subscriber jelang debut sang binta
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, BANTUL--Sejumlah pangkalan gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kabupaten Bantul mulai menerapkan harga baru. Hal ini dilakukan menyusul pemberlakukan Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 457/KEP/2024 mulai Selasa (10/12/2024) yang menaikkan Harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji 3 kg di DIY dari Rp15.500 menjadi Rp18.000.
Salah satu pemilik pangkalan gas elpiji 3 kilogram di kapanewon Piyungan, Ervan mengatakan jika saat ini dirinya melepas gas elpiji 3 kilogram senilai Rp23.000. Hal ini menyusul adanya pemberlakuan SK Gubernur DIY yang menaikkan HET gas elpiji 3 kilogram dari Rp15.500 menjadi Rp18.000.
"Harga dari agen saat ini kan Rp18.000. Kemarin saat HET masih Rp15.500, saya biasa jual Rp20.000. Sekarang dengan HET yang baru, saya jual Rp23.000," katanya, Selasa (10/12/2024).
Sementara salah satu penjual makanan yang biasa menggunakan gas elpiji 3 kilogram, Isti, 35, warga Pleret, menyayangkan terkait kebijakan kenaikan HET. Sebab, diakuinya saat ini harga di pangkalan, tempat dia membeli elpiji 3 kilogram juga mengalami peningkatan.
"Sekarang beli di pangkalan Rp23.000 sampai R25.000. Naik Rp2.000, biasanya saya beli Rp21.000. Tentu bagi kami pedagang kecil tidak bisa berbuat apa-apa. Selain menerima, meskipun ini cukup memberatkan kami," ungkapnya.
BACA JUGA: Penyesuaian HET LPG 3 kg di DIY, Antara Kebutuhan dan Stabilitas Pasar
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Zona Paramitha mengakui jika pihaknya telah menerima edaran terkait SK Gubernur DIY yang menaikkan HET gas elpiji 3 kilogram dari Rp15.500 menjadi Rp18.000. Kebijakan kenaikan HET tersebut mulai diberlakukan pada Selasa (10/12/2024).
Menurut Zona, hingga saat ini jumlah agen elpiji di seluruh Bantul sebanyak 26 agen tersebar di 17 kapanewon, sementara jumlah pangkalan elpiji sekitar 2.000 pangkalan yang tersebar se-Bantul
"Untuk sementara kami akan memonitor pelaksanannya. Apakah ada gejolak atau tidak di lapangan," jelasnya.
Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul Fenty Yusdayati mengatakan jika pada 2024, pihaknya mendapatkan kuota elpiji sebesar 36 ribu matrik ton. Untuk realisasi 2024 hingga bulan Oktober 2024, sudah mencapai 32.526 matrik ton.
"Berdasarkan realisasi tersebut kami prediksi kebutuhan elpiji 3 kilogram masih cukup hingga akhir tahun. Sehingga kami belum ada rencana mengajukan penambahan kuota elpiji 3 kilogram" terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Megawati Hangestri langsung membawa dampak besar di Hyundai Hillstate. Kanal YouTube klub Korea Selatan itu menembus 100 ribu subscriber jelang debut sang binta
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.