Daftar Aplikasi Kunci Gitar Terbaik untuk Pemula
Aplikasi kunci gitar terbaik 2026, dari Ultimate Guitar hingga Yousician. Temukan chord dan belajar gitar dengan mudah di HP.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, BANTUL--Sejumlah pangkalan gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kabupaten Bantul mulai menerapkan harga baru. Hal ini dilakukan menyusul pemberlakukan Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 457/KEP/2024 mulai Selasa (10/12/2024) yang menaikkan Harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji 3 kg di DIY dari Rp15.500 menjadi Rp18.000.
Salah satu pemilik pangkalan gas elpiji 3 kilogram di kapanewon Piyungan, Ervan mengatakan jika saat ini dirinya melepas gas elpiji 3 kilogram senilai Rp23.000. Hal ini menyusul adanya pemberlakuan SK Gubernur DIY yang menaikkan HET gas elpiji 3 kilogram dari Rp15.500 menjadi Rp18.000.
"Harga dari agen saat ini kan Rp18.000. Kemarin saat HET masih Rp15.500, saya biasa jual Rp20.000. Sekarang dengan HET yang baru, saya jual Rp23.000," katanya, Selasa (10/12/2024).
Sementara salah satu penjual makanan yang biasa menggunakan gas elpiji 3 kilogram, Isti, 35, warga Pleret, menyayangkan terkait kebijakan kenaikan HET. Sebab, diakuinya saat ini harga di pangkalan, tempat dia membeli elpiji 3 kilogram juga mengalami peningkatan.
"Sekarang beli di pangkalan Rp23.000 sampai R25.000. Naik Rp2.000, biasanya saya beli Rp21.000. Tentu bagi kami pedagang kecil tidak bisa berbuat apa-apa. Selain menerima, meskipun ini cukup memberatkan kami," ungkapnya.
BACA JUGA: Penyesuaian HET LPG 3 kg di DIY, Antara Kebutuhan dan Stabilitas Pasar
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Zona Paramitha mengakui jika pihaknya telah menerima edaran terkait SK Gubernur DIY yang menaikkan HET gas elpiji 3 kilogram dari Rp15.500 menjadi Rp18.000. Kebijakan kenaikan HET tersebut mulai diberlakukan pada Selasa (10/12/2024).
Menurut Zona, hingga saat ini jumlah agen elpiji di seluruh Bantul sebanyak 26 agen tersebar di 17 kapanewon, sementara jumlah pangkalan elpiji sekitar 2.000 pangkalan yang tersebar se-Bantul
"Untuk sementara kami akan memonitor pelaksanannya. Apakah ada gejolak atau tidak di lapangan," jelasnya.
Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul Fenty Yusdayati mengatakan jika pada 2024, pihaknya mendapatkan kuota elpiji sebesar 36 ribu matrik ton. Untuk realisasi 2024 hingga bulan Oktober 2024, sudah mencapai 32.526 matrik ton.
"Berdasarkan realisasi tersebut kami prediksi kebutuhan elpiji 3 kilogram masih cukup hingga akhir tahun. Sehingga kami belum ada rencana mengajukan penambahan kuota elpiji 3 kilogram" terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aplikasi kunci gitar terbaik 2026, dari Ultimate Guitar hingga Yousician. Temukan chord dan belajar gitar dengan mudah di HP.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Andrea Pirlo terancam gagal jadi pelatih Timnas Italia karena hubungan dagang dengan perusahaan taruhan Rusia yang menuai kontroversi.
MotoGP Inggris 2026 di Silverstone menjadi awal paruh kedua musim. Simak jadwal lengkap serta peluang Veda Ega Pratama di Moto3.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Pegadaian hari ini 27 Juli 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga Antam, Galeri 24, dan UBS beserta harga buyback terbaru.