Peduli Lingkungan, BNI Turut Berkontribusi dalam Pengolahan Sampah di TPS3R Sardonoharjo Sleman

Media Digital
Media Digital Selasa, 10 Desember 2024 18:07 WIB
Peduli Lingkungan, BNI Turut Berkontribusi dalam Pengolahan Sampah di TPS3R Sardonoharjo Sleman

Bantuan CSR Desa Wisata Watuledhek dalam Pengelolaan Sampah, di Kalurahan Sardonoharjo, Ngemplak, Sleman. - ist

SLEMAN—Bank Negara Indonesia (BNI) melalui Program BNI Berbagi turut memberikan dukungan atas inisiasi desa wisata yang berbasis lingkungan ini. BNI Peduli menyalurkan sarana prasarana berupa 2 (dua) buah Motor Sampah, Pembangunan Rumah Maggot dan satu buah Mesin Pemilah Maggot untuk TPS3R Brama Muda.

Selain itu, BNI juga memberikan edukasi literasi keuangan melalui Program BNI Agen 46 dan QRIS untuk pengelolaan keuangan di lingkungan TPS 3R Brama Muda.

Penyerahan sarana dan prasarana tersebut disaksikan oleh Ariyanto Soewondo Geni selaku Pemimpin Wilayah BNI Kantor Wilayah 17, Diah Charmaningtyas selaku Pemimpin Cabang BNI Kantor Cabang UGM dan Anang Setyawan sebagai Kepala Urusan (Ulu-ulu) Kalurahan Sardonoharjo yang menangani Desa Wisata Watuledhek.

“Bantuan ini merupakan bentuk komitmen BNI untuk berkontribusi secara konsisten khususnya untuk meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan masyarakat serta Aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST),” kata Ariyanto Soewondo Geni melalui siaran persnya, Selasa (10/12/2024)

Selain berkomitmen dalam isu lingkungan hidup, kontribusi ini juga diharapkan memperluas lapangan kerja sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas masyarakat Desa Sardonoharjo.

Anang Setyawan sebagai Kepala Urusan (Ulu-ulu) Kalurahan Sardonoharjo menambahkan desa wisata merupakan kawasan pada pedesaan yang menawarkan suasana asli desa tersebut dari segi budaya, adat istiadat, arsitektur bangunan, ataupun hasil kerajinan.

Sama seperti tempat wisata lainnya, desa wisata memiliki banyak potensi untuk dikembangkan baik dari segi atraksi, kerajinan tangan hingga kuliner setempat.

Desa wisata Watuledhek yang berada di Dusun Dayakan Desa Sardonoharjo, Ngaglik Sleman menginisiasi perkembangan yang ada dengan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam wujud pengelolaan lingkungan.

“Isu lingkungan menjadi hal yang wajib dikelola oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Anang Setyawan.

Oleh karena itu, Desa Wisata Watuledhek memberikan kontribusi terhadap pengelolaan lingkungan yang dikemas dalam desa wisata antara lain konservasi tanaman khas, pengelolaan sampah dan pertanian berbasis kearifan lokal, dan pengenalan budaya lokal. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online