Pohon Tumbang, Tanah Bergerak Sampai Banjir Luapan Air Terjadi di Bantul Usai Diguyur Hujan Sepanjang Hari

Jumali
Jumali Kamis, 12 Desember 2024 17:07 WIB
Pohon Tumbang, Tanah Bergerak Sampai Banjir Luapan Air Terjadi di Bantul Usai Diguyur Hujan Sepanjang Hari

Warga bergotong royong membersihkan material akibat bangket mengalami longsor di Sriharjo, Imogiri, Kamis (12/12/2024)/ BPBD Bantul

Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras yang menerjang Kabupaten Bantul pada Kamis (12/12/2024) pagi sampai siang,  membawa dampak kepada tumbangnya sejumlah pohon tumbang dan pergerakan tanah. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam tumbangnya sejumlah pohon dan pergerakan tanah di Kabupaten Bantul.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul, Antoni Hutagaol mengatakan akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (12/12/2024), ada beberapa pohon tumbang di tiga titik berbeda di Kabupaten Bantul. Selain itu, juga ada pergerakan tanah di satu lokasi yang membahayakan warga.

BACA JUGA: Dampak Hujan Deras Disertai Angin di Jogja, Sebuah Pohon Tumbang Timpa Mobil di Baciro

“Untuk lokasi pohon tumbang ada di tiga titik berbeda. Ada satu pohon tumbang di Kayen, Sendansari, Pajangan, lalu ada satu pohon tumbang di Tempel, Sidomulyo, Bambanglipuro, dan satu pohon tumbang lainnya di PInggir, Sidomulyo, Bambanglipuro. Kalau korban jiwa tidak ada,” jelasnya.

Sementara untuk pergerakan tanah, diakui oleh Antoni ada satu titik yakni di Sriharjo, Imogiri. Di mana bangket tanah dengan luas 18 meter dengan ketinggian 6 meter ambrol usai hujan deras, Kamis (12/12/2024). “Tidak ada korban jiwa, estimasi kerugian sekitar Rp35 juta,” ucapnya.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah menambahkan, selain adanya tanah bergerak dan pohon tumbang, hujan deras yang terjadi pada Kamis (12/12/2024) juga telah berdampak pada munculnya banjir luapan air.

“Untuk banjir luapan dari drainase terjadi di kawasan Parangtritis, tapi saat ini sudah surut dan tertangani,” ungkapnya.

BACA JUGA: Meski Belasan Warung Rusak Diterjang Angin Kencang, Aktivitas Kuliner di Pantai Depok Bantul Berjalan Normal

Melihat banyaknya kejadian tersebut, Antoni mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Selain itu, pihaknya berharap agar warga terus memantau adanya peringatan dini dan informasi cuaca ekstrem. Untuk keberadaan pohon besar yang lapuk, Antoni berharap masyarakat bisa melakukan pemotongan secara mandiri.

Antoni juga mengingatkan warga untuk waspada terkait potensi tanah bergerak dan longsor dampak dari hujan deras. Ia meminta agar warga sesegera berkoordinasi dengan relawan, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) desa, masyarakat setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul untuk penanganannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online