Pengguna BPJS PBI di Jogja: Bikin Tenang, Tak Perlu Pikir Biaya
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Ilustrasi libur Natal - Foto dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY mulai melakukan sejumlah persiapan dalam rangka menyambut wisatawan pada momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Plt Kepala Dispar DIY Aria Nugrahadi menuturkan kini pihaknya tengah menjalin koordinasi dengan semua pihak. Diantaranya dengan jajaran kepolisian bidang lalu lintas dan Dinas Perhubungan berkaitan dengan kemungkinan titik-titik kerawanan kemacetan. Di sisi lain, Dispar juga akan melalukukan pemetaan risiko bencana pada momentum Natal dan Tahun Baru.
"Karena data dari BMKG menyebutkan (Natal dan Tahun Baru) menjelang puncak dari penghujan, tentu saja kita informasikan," ujar Aria, Kamis (12/12/2024).
Dia menambahkan, pemeriksaan pada berbagai penyedia layanan akomodasi juga akan dilakukan. Utamanya pada alat hingga sarpras yang ada. Aria mengatakan pemeriksaan ataupun pengecekan ini penting dilakukan untuk memastikan alat dan sarpras siap untuk digunakan.
BACA JUGA: Empat Peserta Tidak Lolos Seleksi Calon PPPK Gunungkidul, Ini Penyebabnya
Sekaligus menjamin keamanan wisatawan. Tak hanya itu, Dispar DIY akan kembali menggandeng kepolisian untuk menyiapkan posko yang terhubung dengan cyber command center.
"Kami menyinergikan baik kondisi-kondisi maupun nantinya terkait dengan merespons apabila terjadi hal-hal yang perlu dilakukan respons cepat," katanya.
Saat ditanya soal target jumlah kunjungan wisatawan pada momen Natal dan Tahun Baru, Aria mengatakan pihaknya masih melakukan kajian.
Demi mengurai kepadatan, Aria menuturkan akan ada pengembangan potensi yang ada di seluruh wilayah di destinasi wisata.
Nantinya akan ada tema untuk tahun baru seperti halnya menikmati mentari pertama di 2025. Upaya ini akan coba ditawarkan melalui desa wisata ataupun objek-objek wisata sehingga potensi desa wisata bisa meningkat dan kepadatan wisatawan bisa terdistribusi.
"Termasuk kami kemarin melalui Dishub dan pengelola jalan tol melakukan koordinasi partisipatif untuk melakukan pemetaan potensi adanya jalur yang belum terhubung penuh namun mempunyai kemungkinan menambah banyaknya kunjungan dan titik-titik yang perlu diantisipasi," ungkapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.