Gunungkidul Targetkan 20 Cagar Budaya Baru, 15 Sudah Dikaji
Dinas Kebudayaan Gunungkidul menargetkan 20 cagar budaya baru pada 2026. Sebanyak 15 objek kini masuk proses kajian dan penetapan
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Satu peserta tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang pertama di lingkup Pemkab Sleman dinyatakan gugur karena tidak mengikuti tes yang berlangsung 10-13 Desember 2024. Hingga saat ini tahapan tinggal menunggu pengumuman siapa yang diterima sebagai aparatur sipil negara (ASN) dari jalur perekrutan PPPK.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan, tes rekrutmen PPPK gelombang pertama telah usai dan berjalan dengan lancar. pelaksanasan ters berlangsun mulai 10-13 Desember yang berlokasi di BLTP di Kota Jogja.
Tes ini berhak diikuti para pendaftar yang telah dinyatakan lolos seleski administrasi dengan jumlah 1.852 peserta. Namun, pada saat tes berlangsung ada satu peserta yang tidak mengikuti ujian dikarenakan datang terlambat ke lokasi ujian.
“Berhubung tidak ikut ujian, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur dari seleksi PPPK di lingkup Pemkab Sleman,” kata Pramono, Senin (16/12/2024).
Dia menjelaskan, untuk tahapan tinggal menunggu hasil siapa yang dinyatakan diterima sebagai PPPK di lingkup Pemkab Sleman. pelaksanaan ujian ini berbeda dengan CPNS yang harus melalui seleksi kompetensi dasar dan bidang.
BACA JUGA: Kompensasi Kenaikan PPN 12 Persen, Pemerintah Umumkan Bantuan Pangan dan Aneka Diskon
“Tes untuk calon PPPK hanya sekali, setelah itu akan diumumkan siapa yang dinyatakan diterima. Selanjutnya, setelah diumumkan diikuti proses pemberkasaan hingga pelantikan hingga akhirnya bertugas di lingkup pemkab sesuai dengan formasi yang dilamar,” katanya.
Untuk diketahui, rekrutmen PPPK gelombang pertama ada lowongan sebanyak 589 formasi. Jumlah ini terdiri dari pegawai teknis sebanyak 458 formasi, guru sebanyak 103 formasi dan tenaga kesehatan 28 formasi.
“Masih ada gelombang kedua dan untuk saat ini tahapan masih proses pendaftaran hingga akhir Desember nanti,” katanya.
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto mengatakan, di tahun ini ada tambahan pegawai melalui rekrutmen CPNS dan PPPK. Ia meminta kepada Masyarakat untuk berhati-hati adanya modus penipuan berkedok penerimaan pegawai. Biasanya, sambung dia, cara ini dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab dengan dalih bisa memuluskan dalam seleksi, tapi meminta imbalan tertentu.
Susmiarto menegaskan, proses tahapan seleksi langsung ditangani oleh Pemerintah Pusat dengan menggunakan aplikasi. Oleh karena itu, proses seleksi sangat bergantung dengan kemampuan masing-masing peserta.
“Tidak ada yang bisa membantu atau titip-titipan untuk lolos jadi CPNS atau PPPK. Wong saat keluar tes sudah bisa diketahui hasilnya. Jadi, kalau ada iming-iming akan membantu jelas penipuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Gunungkidul menargetkan 20 cagar budaya baru pada 2026. Sebanyak 15 objek kini masuk proses kajian dan penetapan
Ceko vs Kroasia membuka Grup A3 Nations League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi tim, rekor pertemuan, dan prediksi susunan pemain.
Kenapa tiket pesawat domestik bisa lebih mahal dari luar negeri? Ini faktor avtur, pajak, persaingan, kapasitas, dan jarak penerbangan.
Indonesia naik ke peringkat 14 klasemen medali Asian Games 2026 setelah Rahmat Erwin Abdullah meraih emas angkat besi.
Trem listrik Bandara-Canggu ditargetkan mulai dibangun Maret 2027. Simak rute, kapasitas, waktu tempuh, dan jadwal operasinya.
Daftar 10 SUV irit BBM di Indonesia, lengkap dengan spesifikasi, konsumsi bahan bakar, dan estimasi harga masing-masing.