Begini Cara Hasto Wardoyo Tuntaskan Masalah Sampah di Kota Jogja

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Selasa, 17 Desember 2024 09:17 WIB
Begini Cara Hasto Wardoyo Tuntaskan Masalah Sampah di Kota Jogja

Sampah terlihat menumpuk di Jalan Kusbini, Demangan, Gondokusuman, Rabu (24/7/2024). Di lokasi ini Satpol PP Kota Jogja kerap menangkap pembuang sampah liar. – Harian Jogja-Lugas Subarkah

Harianjogja.com, JOGJA—Persoalan sampah menjadi pekerjaan rumah bagi Wali Kota Jogja terpilih Pilkada Jogja, Hasto Wardoyo. Sejumlah konsep dan strategi mulai disiapkan Hasto dalam rangka menuntaskan persoalan sampah.

Saat ditemui di RRI Yogyakarta, Hasto menyebut dia akan menerapkan Exit Strategy. Ini untuk menyelesaikan tumpukan sampah yang menurutnya sudah masuk dalam kondisi darurat. "Ada kedaruratannya, sampah menumpuk di tempat-tempat strategis bagi saya itu darurat," ujar Hasto, Senin (16/12/2024).

BACA JUGA: Destinasi Wisata Sekitar Borobudur Diingatkan tentang Sampah dan Kebersihan Toilet

Strategi ini juga diterapkan pada penanganan masa darurat Covid-19. Kedaruratan sampah tak hanya menyebabkan pemandangan tak sedap hingga bau menyengat. Namun, juga menyebabkan persoalan dari sisi kesehatan dengan kemunculan lalat.

"Lalat terbangnya 500 meter dan membawa cacing, bakteri, menjadikan orang diare apalagi jika musim hujan," imbuhnya.

Hasto mengatakan upaya penanganan sampah ini akan memakan waktu yang cukup lama. Sebab, ada kendala berupa anggaran yang terbatas. Namun, dia berupaya titik-titik tumpukan sampah itu bisa lenyap dalam 100 hari kerja.

Upaya ini dilakukan berbarengan dengan pembangunan tata kelola sampah di Kota Jogja. Mulai dari tingkatan kampung, RT, RW, hingga ke tempat pembuangan akhir. "Tata kelolanya butuh waktu, sistem yang establish butuh waktu setahun dengan dukungan dana," imbuhnya.

Sementara, Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo memastikan pihaknya siap untuk mendukung berbagai program kerja yang akan dilakukan oleh Pemkot Jogja pada kepemimpinan yang baru. Dia menyebut RRI punya berbagai kanal pada aplikasi yang bisa menjembatani pemerintah dengan masyarakat.

"Program ataupun kebijakan apapun yang perlu diketahui masyarakat dipersilahkan dimanfaatkan seoptimal mungkin. Kesuksesan pembangunan, kesuksesan pemerintahan sangat tergantung dengan kemampuan mengoptimalkan komunikasi," ungkapnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online