Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman rutin melakukan pengecekan kondisi armada jip wisata di kawasan Lereng Merapi dan Tebing Breksi. Pengecekan dilaksanakan sebagai upaya memastikan keamanan beroperasinya armada wisata minat khusus ini.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana mengatakan jelang pelaksanaa libur Natal dan Tahun Baru ada upaya pemeriksaan terhadap armada jip wisata di Lereng Merapi dan Tebing Breksi.
Diakuinya, kegiatan ini sejatinya merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di setiap tahun. “Jadi tidak hanya saat Natal dan Tahun Baru, tetapi jelang Lebaran juga dilaksanakan pemeriksaan. Tujuannya untuk memastikan keamanan saat armada jip beroperasi,” kata Arip, Minggu (22/12/2024).
Dia menjelaskan, hingga saat ini sudah ada sekitar 1.600 jip yang diperiksa. Adapun hasilnya, mayoritas armada dinayatakan layak beroperasi.
Meski demikian, ia tidak menampik masih ada armada yang taik laik beroperasi. Adapun jumlahnya di kisaran 10%-15% ditemukan ada masalah sehingga harus dilakukan perbaikan. “Yang paling diperhatikan adalah masalah kemudi dan sistem pengereman. Ini harus dipastikan berfungsi dengan baik karena menyangkut keselamatan pengunjung,” ujar dia.
Menurut dia, setelah dilakukan pengecekan akan dipasangi stiker. Untuk jip yang layak jalan diberikan stiker berwarna hijau, sedangkan jip dengan kerusakan ringan, tetapi masih layak jalan diberikan warna kuning. “Untuk yang tidak layak jalan diberikan stiker warna merah. Stiker-stiker ini bisa menjadi pedoman pengunjung saat akan tur wisata karena dari tandanya bisa ketahuan, mana yang layak jalan atau tidak,” katanya.
Ditambahkan Arip, meski ada sejumlah jip yang dinyatakan tidak layak jalan, namun dari sisi kesadaran pemilik untuk perbaikan sangat tinggi. Pasalnya, langsung ada upaya perbaikan agar armada yang dimiliki bisa beroperasi sehingga tidak kehilangan pendapatan. “Memang banyak yang langsung memerbaiki kerusakan setelah dilakukan pengecekan,” katanya.
Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi, Dardiri mengatakan khusus di kawasan wisata Merapi ada sekitar 1.500 jip yang beroperasi. Dia juga tidak menampik masih terdapat armada jip yang dirasa tidak layak beroperasi. “Ya kalau memang ada kerusakan yang sekiranya membahayakan pengunjung, maka kami larang beroperasi untuk perbaikan. Ini penting karena menyangkut keselamatan pengunjung,” katanya.
Menurut dia, belum lama ini ada pegecekan untuk armada jip wisata di Lereng Merapi. Rencanannya, di akhir Desember juga ada pengecekan ulang untuk kesiapan menyambut liburan di momen Tahun Baru. “Pengecekan rutin dilakukan untuk memastikan armada jip wisata layak dioperasikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.